Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Posyandu Kartini Mewakili Provinsi Jawa Tengah

Senin (18/5), Pemkot Semarang menerima Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2015.

Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
istimewa
Senin (18/5/2015), Pemkot Semarang menerima Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2015. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Tya Hendrar Prihadi, Sekda Kota Semarang dan Muspida Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Senin (18/5), Pemkot Semarang menerima Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2015. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Tya Hendrar Prihadi, Sekda Kota Semarang dan Muspida Kota Semarang.

Adapun yang menjadi wakil lomba posyandu kali ini yakni Posyandu Kartini yang berada di Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan.

Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2015 diketuai oleh Susi Subekti beserta rombongan langsung terjun menilai kegiatan Posyandu Kartini RW VI Kelurahan Ngaliyan tersebut. Harapannya dengan lomba posyandu seperti ini akan dapat meningkatkan jumlah kader yang terampil dalam hal keposyanduan, serta dapat meningkatkan jumlah peserta KB baru dan KB aktif di Jawa Tengah.

Adapun untuk kriteria/ aspek lomba Susi Subekti menerangkan, terdapat beberapa kriteria/ aspek penilaian lomba seperti berapa sasaran/ tingkat kunjungan masyarakat baik ibu hamil, ibu yang mempunyai balita, lansia yang berkunjung ke posyandu. Yang mana dari itu semua harus terdapat input, proses dan indikator.

“Lomba ini diharapkan bisa mengangkat derajat kesehatan masyarakat dan bukan acara seremonial semata tapi harus dilakukan secara konsisten. Yang menarik di posyandu ini telah dilakukan tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) bagi kaum perempuan dan melakukan berbagai program kemitraan,'' paparnya.

Kesempatan tersebut digunakan Ketua Posyandu Kartini, Bayu Lestari memapaparkan keunggulan-keunggulan dan program-program yang dimiliki posyandu yang dipimpinnya kepada tim penilai.

Bayu Lestari menerangkan, selain menjalankan empat kegiatan pokok posyandu, pihaknya juga aktif menggaet mitra untuk mendukung berbagai kegiatan yang dijalankan serta terus melakukan inovasi dan kreasi. Pihaknya juga mengintegrasikan posyandu dengan BKB (Bina Keluarga Balita), dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

''Sebagaimana kita sadari bahwa anak-anak yang sehat terlahir dari ibu yang sehat, dan ibu-ibu yang sehat terbentuk karena remaja atau wanita-wanita usia subur yang sehat. Sedangkan lembaga untuk menjaga, membimbing, dan memfasilitasi kesehatan ibu dan anak yang terdepan adalah posyandu,'' ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Semarang, Tya Hendrar Prihadi dalam paprannya mengatakan, kehadiran tim penilai memberi semangat dan motivasi pihaknya dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak. Dia menerangkan, di Kota Semarang saat ini terdapat sebanyak 1.561 posyandu dan diharapkan semuanya bisa berintegrasi dengan PAUD yang ada.

''Tentunya saya berharap dan memiliki keyakinan Posyandu RW VI Kelurahan Ngaliyan berhasil mendapatkan hasil yang terbaik dan memenuhi kriteria dan persyaratan tim penilai dalam lomba posyandu tingkat nasional. Sehingga nantinya akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri,'' tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved