Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mahasiswi Undip Ajari Anak SLBN Semarang Bikin Kerajinan Dari Tulang Ayam

Mahasiswi Undip Ajari Anak SLBN Semarang Bikin Kerajinan Dari Tulang Ayam

Tayang:
Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
tribunjateng/rival almanaf
Mahasiswi Undip Ajari Anak SLBN Semarang Bikin Kerajinan Dari Tulang Ayam 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suasana di SLB Negeri Semarang, di kecamatan Tembalang sedikit berbeda saat puluhan anak berkebutuhan khusus tampak asyik mengutak-atik tulang ayam di hadapan mereka.

Angel salah satunya, gadis sebelas tahun itu terlihat tekun menempel manik-manik di sebuah gantungan kunci tulang ayam. Limbah tulang ayam itu mereka sulap menjadi bros cantik, pigura, dan miniatur aneka binatang.

Pelatihan menghias limbah tulang ayam itu diberikan oleh tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Undip pada hari Senin (18/5/2015) lalu.

Tim yang terdiri dari Anisa, Nofi, Puspita, Mike, dan Icha ini memulai program mereka dengan mengusulkan proposal PKM ke Dikti. Ide proposalnya sendiri pertama kali dicetuskan oleh Anisa, sang ketua tim.

"Saya terinspirasi ketika melihat acara televisi. Tulang ayam yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan unik. Nah, alangkah lebih unik lagi kalau yang membuatnya adalah anak-anak berkebutuhan kusus," jelasnya kepada Tribun Jateng. Anisa pun tak menyangka, idenya itu akhirnya diloloskan dan didanai Dikti.

Kerajinan berbahan dasar tulang ayam ini memang tergolong mudah dibuat. Pertama ia menginstruksikan untuk membersihkan, tulang-tulang ayam terlebih dahulu sebelum dijemur.

Setelah kering, limbah tulang ayam diamplas untuk menghilangkan sisa-sisa daging yang masih menempel. Tahap selanjutnya yaitu mengecat, menghias dan membentuknya menjadi berbagai macam kerajinan. Pada tahap inilah kreativitas anak-anak dapat dimaksimalkan.

Sebagai selingan hiburan siswa-siswi SLB Negeri Semarang omo selain berkreasi dengan tulang ayam saja, juga diajak mewarnai gambar, menonton cuplikan video, bernyanyi, serta bermain games (ice breaking).

Kepala sekolah SLB Negeri Semarang, Drs Ciptono sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan tim mahasiswa Undip ini. Menurutnya program semacam itu harus diadakan secara berkala.

"Program semacam ini sangat bagus. Anak-anak yang biasanya asyik dengan dunianya sendiri kini diajak untuk berkreasi dengan limbah tulang ayam, sesuatu yang dianggap sampah oleh orang pada umumnya," kata Ciptono.

Pihaknya berharap, program ini dapat berlanjut sehingga anak SLB mempunyai bekal keterampilan di masa depannya, misalnya membuat barang yang tidak berguna menjadi barang bernilai seni. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved