Pembangunan Pasar Darurat Johar batal Dapat Bantuan dari Pusat
Pembangunan Pasar Darurat di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dipastikan akan menghadapi kendala baru dan molor
Penulis: adi prianggoro | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan Pasar Darurat di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dipastikan akan menghadapi kendala baru dan molor. Sebab, pasar yang semula dianggarkan akan dibangun dengan dana sebesar Rp 27 miliar itu batal menerima bantuan dari kementerian pusat. Padahal, dalam perencanaan awal Pemkot Semarang akan menerima bantuan sebesar Rp 5 miliar.
“Ternyata Kementerian Pusat batal memberikan bantuan untuk pembangunan pasar darurat. Mereka lebih fokus akan memberikan bantuan untuk pembangunan utama Pasar Johar nantinya,” kata Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Rabu (27/05/2015).
Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, mengungkapkan, selain itu proses pembangunan pasar darurat belakangan baru diketahui bila harus melalui proses lelang. Sedangkan Pemkot Semarang pada perencanaan awal berrencana melakukan penunjukkan langsung kepada kontraktor supaya pembangunannya bisa cepat terlaksana.
“Atas dua hal tersebut, saat ini kami masih melakukan proes pengkajian. Kami masih dalam tahap perencanaan. Saya berharap awal Juni ini pembangunan fisik pasar darurat sudah dimulai,” ujar Hendi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/labfor-masih-selidiki-penyebab-pasar-johar-terbakar_20150514_172850.jpg)