Hari Kesaktian Pancasila
Unik, Pelanggar Lalulintas Ini Diminta Ikrarkan Sila-sila Pancasila
Unik, Pelanggar Lalulintas di Purbalingga Diminta Ikrarkan Sila-sila Pancasila, Senin (1/6/2015)
Penulis: arief novianto | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng Abdul Arif
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA- Purwati langsung menepikan sepeda motornya di Jalan Ahmad Yani No 73 Purbalingga saat petugas Satlantas Polres Purbalingga melakukan razia, Senin (1/6/2015).
Gadis yang mengenakan sweater warna ungu itu pun lalu merengek kepada petugas lantaran tak membawa surat-surat, seperti SIM dan STNK. Dia mengaku, rumahnya dekat dari lokasi operasi lalu lintas Patuh Candi Polres Purbalingga itu.
Kasatlantas Polres Purbalingga AKP Sudarsono lalu menghukum gadis itu di tempat. Dia meminta Purwati untuk menghafalkan Pancasila. Sambil malu-malu, akhirnya gadis yang mengendarai Honda Beat warna biru itu menurut.
Dia lalu menyebutkan secara berurutan lima sila yang dimaksud. Dia menghafalkan sambil sesekali memejamkan mata. Namun dia lupa. AKP Sudarsono pun memintanya untuk mengulangi lagi. Lagi-lagi dia lupa pada sila yang kelima. Namun, yang kedua kali dia dapat menghafalkan secara lancar karena dibimbing oleh Kasatlantas.
Warga lainnya, Sungadi juga diminta untuk menyebutkan Pancasila. Meski dia seorang tukang bangunan, di hadapan petugas dia mampu menyebutkan Pancasila secara lancar.
Dea Oktavia (19) mahasiswi BSI jurusan Manajemen Informatika juga terjaring dalam razia itu. Warga Susukan Banjarnegara tersebut lupa membawa STNK. Dia pun diminta untuk menyebutkan Pancasila. Namun dia bisa lancar menyebutkan di hadapan polisi. Dia pun tak ditilang.
"Sempat kaget. Biasanya sudah lengkap surat-suratnya. Saya malu, tapi senang nggak jadi ditlang. Lebih hati-hati lagi aja," katanya kepada Tribun Jateng.
Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP Sudarsono menyebutkan dalam rangka hari jadi Pancasila 1 Juni, Satlantas Polres Purbalingga memberikan kelonggaran kepada para pelanggar lalu lintas. Dengan syarat bisa melafalkan Pancasila di hadapan para petugas. "Bagi yang hafal dan bisa mengucapkan kami beri prioritas tidak ditilang. Karena hari ini hari istimewa," katanya.
Menurut dia, sudah semestinya warga negara Indonesia menghafal Pancasila. Lebih-lebih bisa menghayati isi yang dikandungnya.
Dari pantauan Tribun Jateng di lokasi razia, masih ada sejumlah warga yang belum hafal Pancasila. Bahkan yang baru lulus dari bangku sekolah ada yang lupa.
Menurut AKP Sudarsono, kebanyakan pelanggaran yang dilakukan warga yaitu tak punya SIM dan tak membawa surat-surat lainnya. Adapun razia akan dilakukan di sejumlah titik hingga sore hari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/unik-pelanggar-lalulintas-di-purbalingga-diminta-ikrarkan-sila-sila-pancasila_20150601_155345.jpg)