Kelompok Sadar Wisata

BNI Kanwil Semarang Salurkan PKBL Rp 384 Juta Kepada Pokdarwis

BNI Kanwil Semarang Salurkan PKBL Rp 384 Juta Kepada Pokdarwis

Penulis: hermawan Endra | Editor: iswidodo

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Semarang memberikan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) kepada kelompok Sadar Wisata Suko Makmur, Unit Kelompok Perahu (Pokdarwis) Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, Kamis (11/6).

Program tersebut untuk pembelian 12 unit mesin motor tempel merk Yamaha type E25BMHL beserta perlengkapannya sebesar Rp 384 juta. Acara yang sekaligus disertai launcing Peluncuran Perahu speed boat itu dilaksanakan di Dermaga Waduk Jatibarang RW III Kel Kandri Kec Gunungpati.

Turut hadir Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Semarang, dan Suhardi Petrus selaku Head of Network & Service BNI Wilayah Semarang.

"Sebagai bentuk dukungan usaha kepada anggota Pokdarwis, BNI menyalurkan PKBL untuk pengembangan wisata air di Waduk Jatibarang, Gunungpati Semarang," kata Head of Network & Service BNI Wilayah Semarang, Suhardi Petrus.

Sebelum adanya kucuran dana PKBL, anggota Pokdarwis hanya berprofesi sebagai petani, pedagang kakilima di sekitar area waduk.

Suhardi Petrus menambahkan, pemberian PKBL ini diharapkan dapat menambah penghasilan bagi anggota Pokdarwis sekaligus dukungan terhadap pariwisata air di waduk jatibarang sesuai pencanangan desa Kandri sebagai desa wisata oleh Pemerintah Kota Semarang.

"Melalui program CCR, BNI juga telah melakukan penghijauan daerah wisata waduk jatibarang sebagai wujud tanggung jawab BNI terhadap lingkungan dan selalu berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya..

Adapun jangka waktu kredit yang diberikan yakni selama tiga tahun. Unit Kelompok Perahu tidak dikenakan bunga melainkan biaya administrasi sebesar 5 sampai 6 persen tiap tahun. "Masing-masing mesin kapan harganya Rp 30 juta. Saat ini total PKBL yang sudah disalurkan BNI sentra kredit Semarang mencapai Rp 2 miliar," ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi meminta kepada Dinas Perhubungan setempat untuk mempercepat surat izin operasionalnya. Tak lupa dia berpesan kepada warga yang berkesempatan hadir untuk menjaga keindahan dan keamanan objek wisata baru di Kota. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved