Headline Hari Ini
Perampok Emas di Brebes Obral Tembakan
Enam pelaku perampasan Toko Emas Jaya Putra di Pasar Desa Banjaratma, Bulukumba, Brebes, rupanya sudah beraksi sebanyak tiga kali.
Penulis: Catur waskito Edy | Editor: Catur waskito Edy
SEMARANG, TRIBUN -- Enam pelaku perampasan Toko Emas Jaya Putra di Pasar Desa Banjaratma, Bulukumba, Brebes, rupanya sudah beraksi sebanyak tiga kali.
Mereka menggasak Toko Emas Surya Kencana pada September 2014 lalu, Toko Emas Jaya Putera, dan Toko Emas Dely Jaya di Ketanggungan, Kabupaten Brebes, pada Januari 2015 lalu.
Sebelumnya, Hadi Handoyo, otak perampokan ini mengelak ketika disinggung dua aksi perampokan yang mereka lakukan sebelumnya.
Dia mengatakan, baru pertama kali melakukan perampokan toko emas. Itu dikatakan Hadi saat dia digelandang ke Mapolda Jateng, Rabu (17/6).
Namun saat gelar perkara di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kamis (18/6), Hadi mengakui sudah melakukan perampokan toko emas sebanyak tiga kali.
Keenam pelaku itu adalah Arum Yusup (32) warga Pamulang Tangerang Selatan, Ridwan (35) warga Johar Baru Jakarta Pusat, Asep (51) warga Cipondoh Tangerang, Anton Sujarwo (29) warga Bekasi, Muhammad Rofi (40) warga Kudus, dan otak aksi Hadi Handoyo (35) warga Pasar Minggu Jakarta Selatan (sebelumnya tertulis dua di antaranya warga Surabaya), Hadi (35) dan Arun Yusuf (32), M Rofi (40) alias Sarif, warga Kudus, Ridwan (35) berasal dari Solo, Jarwo (29) dari Gubug, Grobogan dan Asep (51), warga Bogor.
Adapun modus untuk memudahkan pelaku menjual emas hasil rampokannya, mereka membuat nota palsu.
Dari barang bukti yang disita, nota kosong tersebut bertuliskan Toko Mas Ratu di Jakarta Utara dan Toko Emas Harapan Sakti di Cilongok. Ratusan plastik klip kecil juga disiapkan untuk memilah emas agar lebih mudah dijual.