17 Band Semarang Rilis Album Kompilasi
Sebanyak 17 band indie Semarang meluncurkan album kompilasi. Para awak band rela patungan untuk membiayai pembuatan album tersebut.
Penulis: adi prianggoro | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Sebanyak 17 band indie Semarang meluncurkan album kompilasi. Para awak band rela patungan untuk membiayai pembuatan album tersebut.
Sekumpulan anak muda yang kerap nongkrong di Jalan Pemuda, Semarang, tepatnya di Indomaret Point, membuat gebrakan. Jumat malam, akhir Mei lalu, mereka membuktikan bila kegiatannya bukan sekadar nongkrong dan hura-hura.
Anak-anak muda yang gemar bermain musik itu menggelar konser yang kemudian mengumpulkan dana untuk sebuah panti asuhan.
Bersamaan dengan itu, mereka meluncurkan album indie, berisi kompilasi lagu dari 17 band. "Isi kompilasi CD-nya lagu-lagu ciptaan sendiri. Rata-rata alirannya pop rock," kata Badju (33), awak band Badjugema, yang turut dalam album kompilasi tersebut.
Vokalis bernama asli Wahyu Eko itu menceritakan, kebersamaan para musisi lokal Semarang itu bermula dari seringnya berkumpul di Indomaret Point, Jalan Pemuda, setiap Jumat malam. Mereka sering bermain musik akustik bersama sambil saling tukar pengalaman dan berbagi ilmu.
"Kami akhirnya sepakat membuat album kompilasi. Rekaman atas biaya sendiri lalu hasilnya dikumpulkan menjadi satu," ujar Badju, yang menampilkan lagu aliran reggae berjudul "Ku Mampu" pada album kompilasi tersebut.
Selain Badjugema, band lainnya yang mengisi album kompilasi tersebut yaitu Goodfellas, Clicks, Fantatusky, Kajabu, D'Pritto, Repplay, Paradise, G-Rase, Distorsi Akustik, 4U Band, Radio D'Fussion, Smile After Sad, Teguh Balelo, Jarwo Brata, Vandhawa, dan Trezay. Mereka tergabung dalam Satu Management untuk memudahkan komunikasi antarband.
Personel band Goodfellas, Thomas (25), mengaku menyimpan mimpi lagu ciptaannya bisa masuk dapur rekaman mayor label. Keikutansertaannya dalam pembuatan indie label ini merupakan bagian dari kegigihan Thomas merangkai mimpinya itu.
"Kami personel Goodfellas patungan untuk biaya rekaman Rp 1,5 juta untuk satu lagu. Kami senang lagu ciptaan kami bisa didengarkan orang lain," kata Thomas, yang juga perwakilan dari Satu Management.
Thomas mengungkapkan, bila album CD kompilasi tersebut bisa didapatkan di Indomaret Point. Syaratnya, pembeli harus berbelanja minimal Rp 20 ribu.
Musisi muda yang menampilkan lagu "Pergi" pada album kompilasi tersebut mengatakan, personel 17 band yang masuk dalam album kompilasi tersebut terdiri atas berbagai latar belakang. Ada yang masih SMP, SMA, dan sebagian besar sudah bekerja. "Ini bagian karya bersama setelah seringkali nongkrong bareng," ungkap Thomas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/musik-indie_20150624_132720.jpg)