Pemotor Pakai Masker Hindari Debu Pembangunan Fly Over Palur Solo
Pengendara Pakai Masker Hindari Debu Pembangunan Fly Over Palur Solo
Laporan Tribun Jateng, Suharno
TRIBUNJATENG.COM, SOLO- Kepadatan kendaraan bermotor terlihat di Jalan Raya Palur dari arah Solo menuju ke Karanganyar, Rabu (24/6). Ratusan kendaraan harus mengantri untuk melewati pertigaan Palur ini.
Antrian kendaraan bermotor, mulai dari sepeda motor hingga bus ini dikarenakan sedang ada pembetonan jalan dan pembangunan fly over di wilayah Palur. "Kepadatan memang terjadi, apalagi kalau pagi sama sore hari sering terjadi kemacetan," ujar seorang warga Palur, Wagino (52).

Di sisi lain, seorang karyawan swasta yang kantornya terletak di Palur, Aprilia (26) menuturkan memang perlu berhati-hati saat melintasi jalan raya Palur terutama di kawasan pembangunan fly over. Selain licin, banyak benda-benda material maupun kendaraan berat yang sering melintas.
"Saya selalu bawa masker karena debu dan polusi udara sangat banyak, dan ya harus berhati-hati," ujar wanita asal Serengan yang bekerja di Palur ini.

Fly over Palur dibangun menggunakan dana pemerintah pusat sebesar Rp 82 miliar. Pembangunan dimulai tahun 2013. Fly over yang dibangun untuk mengurai kemacetan lantaran adanya perlintasan kereta api. Fly over untuk memperlancar jalur ke empat daerah yakni Kabupaten Karanganyar, Sragen, Sukoharjo dan Kota Solo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengendara-pakai-masker-hindari-debu-pembangunan-fly-over-palur-solo_20150624_190042.jpg)