Ramadan 2015
Ramadan, Jasa Patri dan Sepuh Emas di Kudus Banjir Order
Ramadan, Jasa Patri dan Sepuh Emas di Kudus Banjir Order
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS- Ramadan ini tukang patri dan penyepuh emas di Kudus kebanjiran order hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Jika pada hari biasa hanya 20-30 perhiasan yang harus diperbaiki atau dibersihkan agar mengkilap, namun saat Ramadan bisa mencancapai 70 perhiasan emas perhari.
"Saat Lebaran kan banyak yang ingin bersolek. Dengan pakaian baru dan perhiasan emas di beberapa bagian tubuhnya. Makanya mendekati Lebaran banyak warga yang ingin ke sini (tempat patri dan penyepuh emas)," kata Eko Haryanto (38), penyedia jasa patri dan penyepuh emas di Pasar Bitingan Kudus, Sabtu (27/6/2015).
Seharian penuh, dia sibuk menyepuh emas perhiasan. Tak ayal jika ia mendapatkan pendapatan berkisar Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu per hari mendekati Lebaran. Padahal, saat hari biasa penghasilan mereka pada hari biasa tak lebih dari Rp 100 ribu per hari. Baik itu anting-anting, cincin, serta gelang emas banyak dipakai saat Lebaran. Hal itu yang membuat tingginya animo masyarakat untuk menyepuh dan memperbaiki perhiasan emas.
Emas yang biasanya disepuh mempunyai kadar 22 karat. Jika kurang dari 22 karat, maka sulit untuk dikilapkan. "Yang datang untuk menyepuh perhiasan emas, mayoritas kelas ekonominya menengah ke bawah. Sebab, jika orang mampu, beli emas 23 karat lebih, sehingga tidak perlu disepuh," katanya ditengah kesibukan.
Keuntungan melipat juga dialami, Faidzin (40) tukang patri dan penyepuh emas lain di Pasar Bitingan. Ia mengaku sering kewalahan menerima orderan menjelang Lebaran ini. "Kalau Ramadan dan Lebaran memang membawah berkah tersendiri buat tukang patri dan penyepuh emas. Banyak warga yang ingin memperbaiki perhiasan emasnya akhir-akhir ini," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ramadan-jasa-patri-dan-sepuh-emas-di-kudus-banjir-order_20150627_181249.jpg)