Breaking News:

HUT Bhayangkara

Upacara Tertunda di Mapolda Jateng karena Tali Bendera Putus

Pantauan Tribun Jateng, tali bendera juga terputus. Sejumlah perwira, dari mulai pangkat kompol hingga kombes, terlihat kebingungan mencari solusi

Upacara Tertunda di Mapolda Jateng karena Tali Bendera Putus
Sejumlah polisi naik mobil milik penerangan jalan raya (PJR) memperbaiki tiang bendera saat akan dimulainya upacara HUT Bhayangkara di lapangan Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (01/07) pagi.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Bendera merah putih yang terpasang di tiang utama halaman Mapolda Jateng, Rabu (01/07) pukul 07.55, tiba-tiba terjatuh.

Padahal, rencananya upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-69 akan dimulai. Bendera merah putih itu tergeletak di tengah lapangan. Sejumlah perwira polisi kemudian mengambil bendera tersebut.

Pantauan Tribun Jateng, tali bendera juga terputus. Sejumlah perwira, dari mulai pangkat kompol hingga kombes, terlihat kebingungan mencari solusi untuk memasang kembali bendera merah putih.

Hingga pukul 08.20, upacara belum dimulai. Kapolda Jateng, Irjen Noer Ali, terlihat sudah berada di kursi kehormatan di panggung. Puluhan perwira dan pejabat utama Polda juga sudah berada di lokasi upacara.

Beberapa saat kemudian, truk besar mobil penerangan umum bertuliskan "Pemerintah Kota Semarang Dinas PJR" berplat nomor H 9550 OS menerobos masuk lapangan Mapolda Jateng, di Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (01/07) sekitar pukul 08.35.

Truk itu menerabas rumput hijau dan rapi kemudian diparkir di sebelah tiang bendera di lapangan mapolda.

Seorang pria memakai baju corak loreng dari kesatuan Brimob kemudian naik di bak khusus mobil penerangan yang biasa dipakai untuk memperbaiki lampu jalan.

Petugas berbaju loreng itu sampai di pucuk tiang bendera kemudian kurang dari 5 menit sudah turun kembali. Ketika proses tersebut berlangsung, seorang perwira berteriak beberapakali dan menuding sejumlah wartawan.

"Hapus itu, hapus. Cepat hapus," teriak perwira tersebut sambil menuding ke arah kamera wartawan.

Tak lama berselang, truk meninggalkan Mapolda Jateng. Tiga pria memakai baju loreng dan baret biru lalu membawa dan menaikkan bendera.

Seluruh peserta yang hadir, termasuk Kapolda Jateng Irjen Noer Ali, hormat kepada bendera selama prosesi menaikkan sang merah putih. Upacara HUT Bhayangkara ke-69 yang sedianya dimulai pukul 08.00 pun baru dilaksanakan pukul 08.50. (*)

Penulis: adi prianggoro
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved