Gembong Pencuri Motor Pantura Menangis Minta Ampun di Polres Demak
Gembong Pencuri Motor Pantura Menangis Minta Ampun di Polres Demak
Penulis: puthut dwi putranto | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Nur Rohmat (30) tak dapat berkutik ketika petugas Satreskrim Polres Demak membekuknya di daerah Semarang. Warga Dusun Lengkong, Desa Donorejo, Kecamatan Karangtengah itu merupakan pelaku pencurian spesialis kendaraan bermotor yang selama ini menjadi incaran polisi.
Tak tanggung-tanggung, selama dua tahun terakhir melakoni pencurian, Rohmat telah mendapatkan 30 kendaraan bermotor di wilayah Kota Wali.
"Motor saya jual Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. Saya sudah dapat 30 motor lebih. Biasanya saya mencuri motor di halaman rumah yang sepi atau motor yang diparkir di pinggir jalan. Motor saya congkel menggunakan kunci letter T, " kata Rohmat saat gelar perkara di Mapolres Demak, Jumat (03/07/2015).
Di hadapan petugas serta awak media, Rohmat mengaku menyesali perbuatannya. Berulang kali Rohmat terlihat meneteskan air mata alias menangis saat dimintai keterangan. "Saya terpaksa mencuri karena butuh uang untuk berobat ibu saya. Ibu saya sakit-sakitan mas. Saya menyesal. Saya khawatir bagaimana dengan nasib ibu setelah ini," ujar Rohmat sembari mengusap air matanya.
Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo, menjelaskan, Rohmat merupakan sindikat komplotan pencurian spesialis sepeda motor di wilayah Pantura. Kawanan pencuri sepeda motor ini, sambung dia, hanya membutuhkan waktu dua menit untuk menggasak sepeda motor korbannya. Rohmat selaku eksekutor pencurian itu diringkus pihaknya saat dalam masa pelarian.
"Meski Rohmat yang mengeksekusi, namun dia tak sendiri ketika beraksi. Kami sudah lama mengintai pergerakannya. Rohmat kabur di tempat saudaranya di Penggaron Semarang. Kawanan pencuri motor di Pantura ini memang terkenal cepat saat mencuri motor," kata Heru. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gembong-pencuri-motor-pantura-menangis-minta-ampun-di-polres-demak_20150703_165740.jpg)