Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Java Art

62 Grup Ramaikan Festival Thong Thek Jepara

Sebanyak 62 grup dari beberapa daerah di Kabupaten Jepara meramaikan Festival Thong Thek, Sabtu (4/7/2015)

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rustam aji
Sebanyak 62 grup dari beberapa daerah di Kabupaten Jepara meramaikan Festival Thong Thek, Sabtu (4/7/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sebanyak 62 grup dari beberapa daerah di Kabupaten Jepara meramaikan Festival Thong Thek, Sabtu (4/7/2015).

Acara yang dimulai usai salat tarawih hingga pukul 11.30 WIB itu dibuka Bupati Jepara Ahmad Marzuki. Berbagai penampilan dan kreasi ditunjukan dalam acara tahunan saat bulan Ramadan itu.

Misalnya dari Kelulurahan Pecangaan timur yang menampilkan miniatur kabah lengkap dengan orang-orangan yang sedang beribadah haji di sekelilingnya.

Orang-orangan berpakaian haji itu ditempatkan di piringan yang bisa di putar sehingga terlihat seperti syarat ibadah haji yakni tawaf.

"Biasanya saat Ramadan tidak acara. Sepi. Kebetulan rumah saya jauh dari Kota Jepara.Dengan Festival Thong Thek ini, bisa meramaikan malam puasa," kata Lukman Hadi, warga Mayong yang datang dengan anaknya.

Rombongan festival berjalan mulai dari Alun-Alun Jepara atau depan kantor Pemkab Jepara. Kemudian berjalan sekitar dua meter. Setelah itu finis kembali lagi di alun-alun.

Kebanyakan peserta menampilkan tabuhan dengan bambu sehingga orang menyebutnya thong thek. Dikombinasikan dengan suara dari alat-alat modern lain. Misalnya drum dan pianika.

Lagu-lagu yang dibawakan juga bermacam-macam. Ada mengambil dari nada lagu religi, juga dari lagu dangdut.

Festival ini diadakan Remaja Masjid Baitul Makmur Jepara bekerjasama dengan Pemkab Jepara dan segenap pihak terkait. Dari tahun ke tahun, acara berjalan makin meriah.

Pada tahun 2013, jumlah peserta 60, kemudian pada 2014 meningkat menjadi 71 peserta. Dan kini pada pelaksanaan tahun 1436 H/2015 M sekitar menjadi 62 peserta.

Rombongan yang terakhir adalah penampilan dari Kedungcino.

Demikian pula dengan penonton kian tahun kian membludag hingga berdesak menutup bahu jalan sepanjang jalannya karnaval.

Acara juga dihadiri Segenap Forkopinda, Sekda dan pejabat Dinas atau Instansi terkait. (*)

 
 
 
 
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved