Pilwakot Semarang
Koalisi 8 Parpol Coba Hadang PDI P
PKB Kota Semarang yang dulu pernah dikabarkan “merapat” kepada PDIP Perjuangan itu kini malah menggagas koalisi baru.
Penulis: adi prianggoro | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua DPC PKB Kota Semarang, Teguh Widodo, terlihat tersenyum lebar saat menyapa satu per satu para tamu yang hadir di kantornya di Jalan Lamper V, Semarang Selatan, Jumat (04/07) petang.
Bagaimana tidak? Hampir seluruh ketua dan perwakilan partai-partai, kecuali PDI Perjuangan, datang ke acara buka bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim.
Lebih dari itu, keinginan Teguh untuk menyatukan partai-partai tersebut untuk menghadapi pemilihan Wali Kota Semarang 2015 ini mendapat tanggapan positif dari masing-masing partai.
PKB Kota Semarang yang dulu pernah dikabarkan “merapat” kepada PDIP Perjuangan itu kini malah menggagas koalisi baru.
Mereka yang hadir di antaranya Hermawan Sulis (Ketua Penjaringan Koalisi Gerindra-PAN/Sekretaris DPC Gerindra Kota Semarang), Agung Budi Margono (Ketua DPD PKS Kota Semarang/Ketua Koalisi PKS-Demokrat-Golkar), Agung Priyambodo (Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang), Wachid Nurmiyanto (Ketua DPC PAN Kota Semarang), Sujianto (perwakilan dari Partai Persatuan Pembangunan), Danur Rispriyanto (Wakil Sekretaris DPC Demokrat Semarang), dan Budiarto (Bendahara Partai Nasdem Kota Semarang).
Mantan Wali Kota Semarang yang juga bakal calon walikota 2015, Soemarmo, dan bakal calon dari koalisi Gerindra - PAN, Sigit Ibnugroho Sarasprono, juga datang ke acara tersebut.
Keduanya yang juga bersaing memperoleh rekomendasi maju pencalonan wali kota bahkan sempat memberikan sambutan. Bakal calon wakil walikota dari PKB Linna Aliana dan Pengurus DPP Nasdem yang juga mantan politisi PKB, Eva Yuliana, terlihat hadir.
“Kami akan menyamakan visi dan misi untuk membangun Kota Semarang yang lebih baik,” tambah Teguh.
Sementara itu, Agung Budi Margono menyatakan pertemuan dengan hampir seluruh partai ini merupakan pertama kali dan tergolong istimewa. Agung mengungkapkan bila delapan partai yang bersatu itu mempunyai jumlah kursi di DPRD sebanyak 35 kursi.
“Jadi ini adalah kekuatan besar dan harus ada pertemuan lebih lanjut. Kota Semarang ini tidak bisa kalau hanya dikelola oleh satu partai saja,” kata Agung dengan nada menyindir satu partai.
Perwakilan dari Partai Persatuan Pembangunan, Sujianto mengatakan bila Kota Semarang tidak membutuhkan sosok Wali Kota yang pintar. “Yang pintar sudah banyak, saat ini yang dibutuhkan adalah Wali Kota yang baik,” kata Sujianto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/koalisi-parpol-hadapi-pdip_20150704_225259.jpg)