RSUP Kariadi Bantah Biaya Perawatan Korban Pembacokan Ratusan Juta
Pihak RSUP Dr Kariadi membantah jika akumulasi biaya mencapai hampir ratusan juta rupiah.
Penulis: puthut dwi putranto | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pihak RSUP Dr Kariadi mencoba mengklarifikasi terkait total biaya yang harus ditanggung oleh pihak keluarga korban pembacokan di Desa Wonowoso, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Pihak RSUP Dr Kariadi membantah jika akumulasi biaya mencapai hampir ratusan juta rupiah.
Terhadap dua korban yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi pada tanggal 26 Juli 2015 berikut rincian biayanya :
Untuk Syafik Nur Falah (6) dirawat dua hari di ruang anak lantai dasar pulang sembuh dengan total biaya Rp.3.232.046. Karena pasien sebagai peserta Jamkesmas PBI maka semua biaya ditanggung oleh BPJS.
Adapun Ahmad Zaki (12) dirawat selama 3 hari di ruang NICU/PICU dan pulang meninggal dengan total biaya sebesar Rp. 48.543.288. Dibiayai oleh Jamkesda Kabupaten Demak sebesar Rp. 7 juta dan dibayar oleh keluarga sebesar Rp.17.000.000.
"Sisa biaya yang belum dibayar sebesar Rp.24.543.288 sedangkan untuk biaya pemulangan jenazah dan ambulance ditanggung oleh RSUP Dr Kariadi Semarang. Jadi tidak benar kalau biaya rumah sakit mereka hampir ratusan juta rupiah. Sekali lagi kami ucapkan bela sungkawa sebesar-besarnya kepada keluarga korban, " kata Kepala Bagian Hukum, Humas dan Pemasaran RSUP Dr. Kariadi, Ahmadi dalam rilis yang diterima Tribun Jateng, Rabu (05/08/2015). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sumbangan-korban-pembacokan_20150803_134108.jpg)