musim kemarau
Bupati Musthofa Bantah Kudus Dilanda Kekeringan
Bupati Musthofa Bantah Kudus Dilanda Kekeringan
Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus, Musthofa, gerah mendengar wilayah yang dipimpinnya dilanda kekeringan. Bersama beberapa pejabat satuan perangkat kerja daerah (SKPD), ia meninjau wilayah di Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kamis (6/8), yang selama ini ditengarai mengalami kekeringan.
"Ayo, mana tunjukkan mana daerah yang mengalami kekeringan. Ndi seng kekeringan," kata Musthofa.
Disampaikan, dari pantauannya di lapangan tak ada wilayah di Kudus yang mengalami kekeringan atau krisis air bersih. Menurut dia, masalah kekurangan air yang dihadapi saat musim kemarau, masih dalam kategori normal. Belum bisa, lanjut dia, dikategorikan kekeringan atau krisis.
"Saya pastikan Kudus tak mengalami kekeringan, yang ada cuma kekurangan air bersih," ucapnya.
Untuk persoalan itu, tambah dia, sudah bisa diatasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). "Saya perintahkan ke BPBD agar desa yang mengalami kekurangan air bersih dapat segera ditangani," imbuh Musthofa.
Sementara itu, terkait pertanian, menurutnya, juga tak mengalami kekeringan. Saat ini, lahan pertanian di Kudus mayoritas memang ditanami palawija, yang tak membutuhkan banyak air.
"Lha ini buktinya, sawah masih hijau gini masak dibilang kekeringan," ucap Musthofa, saat berhenti di area sawah yang ditanami kacang hijau. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-musthofa-bantah-kudus-dilanda-kekeringan_20150806_183000.jpg)