Kasus Asusila
Bocah Korban Pencabulan Kakek Tiri di Pekalongan Masih Trauma
Bocah Korban Pencabulan Kakek Tiri di Pekalongan Masih Trauma
Penulis: raka f pujangga | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wakapolres Pekalongan, Kompol Widiyantoro, mengatakan, korban terlihat masih trauma saat menjalani pemeriksaan di unit pelayanan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Pekalongan.
"Anak ini, NW, terlihat masih setengah trauma akibat kejadian yang dialaminya saat menjalani pemeriksaan," kata dia, Selasa (11/8).
Dia mengkhawatirkan, kondisi psikis akibat pencabulan yang dilakukan keluarga terdekatnya itu mempengaruhi masa depannya. Meskipun saat ini, korban sudah tidak bersekolah dan terakhir hanya duduk di bangku SD kelas 1. "Karena korban ini masih di bawah umur, dan masa depannya masih panjang," ujar Widiyantoro.
Dia mengimbau, anak-anak di Kabupaten Pekalongan untuk dapat menjaga etika berpakaiannya.
Sehingga harapannya dapat terhindar lelaki hidung belang yang berniat buruk untuk melakukan pencabulan.
"Sekarang ini banyak anak-anak yang pakaiannya menor (seksi-red), seperti orang dewasa," katanya. Selain itu, dia berharap, orang tua dapat mengawasi secara baik pergaulan anaknya di luar rumah. "Orang tua harus ikut mengawasi anak-anaknya di luar rumah," kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kakek-cabuli-cucu-tiri-di-pekalongan_20150811_145449.jpg)