Breaking News:

TKW Asal Kendal Pulang dari Bahrain Dibius, Diperkosa dan Dibuang

TKW Asal Kendal Pulang dari Bahrain Dibius, Diperkosa dan Dibuang. Korban ditemukan warga saat pingsan.

TKW Asal Kendal Pulang dari Bahrain Dibius, Diperkosa dan Dibuang
youtube
ILUSTRASI

Laporan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL- Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kendal diduga menjadi korban penipuan dan pemerkosaan. TKW tersebut baru saja pulang dari Bahrain dan ditemukan warga Temanggung dalam keadaan tidak sadarkan diri. Diduga, korban dibius oleh pelaku.

‎Korban berinisial RN (30) menaiki Toyota Avanza saat menuju kampung halaman, dan ditemukan warga Desa Menggoro, Kecamatan Tembarak, Temanggung pada Kamis (13/8) pukul 13.00.‎ Korban merupakan warga Kelurahan Patukangan, Kecamatan Kendal, Kab Kendal, Prov Jateng.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kendal, Dewi Diniwati melalui Kabid Transmigrasi dan Pelatihan Supardi mengungkapkan, korban sebenarnya pulang bersama dua orang rekan. Namun ketiganya berpisah seusai mendarat di Bandara Soekarno Hatta.

"Yang satu dijemput suaminya, satunya pulang langsung ke Ngawi, Jatim," kata Supardi, Jumat (14/8). RN kemudian didekati seorang pria yang menawarkan bantuan. Pria itu mengaku asal Tegal dan mengajak RN pulang bersama.

"Pelaku bersedia mengantarkan RN sampai Kendal, sehingga korban terbujuk," sambungnya. Namun ternyata di dalam Toyota Avanza‎ sudah terdapat dua orang laki-laki yang disebut pelaku sebagai kakaknya. Di dalam mobil, korban lalu ditawari minuman yang tanpa curiga bersedia meminumnya.

Begitu pingsan, RN lalu dibuang pelaku di kabupaten sebelah selatan Kendal. RN ditemukan oleh seorang warga bernama Abdul, yang atas saran warga kemudian menyerahkan korban ke Dinas Sosial Temanggung.

Korban lalu dibawa ke RSUD Temanggung untuk dirawat. Menurut Supardi, harta RN yang raib adalah uang tunai senilai Rp 30 juta dan satu unit laptop. Sementara itu, keluarga korban belum bisa diwawancara lantaran masih menemani RN di RSUD.

Supardi menuntaskan, korban RN bekerja di Bahrain setelah diberangkatkan melalui kantor cabang PJTKI PT Sinar Berlian Mandiri yang beralamat di Desa Sidomulyo, Kecamatan Cepiring. "Korban sudah 19 bulan di sana, dan pulang karena sang majikan sudah meninggal dunia," kata Supardi. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved