Pilkada Serentak Jawa Tengah
Kapoltabes: Polri Harus Netral dan Tidak Memihak
Menurutnya, anggota Polri tidak boleh berpihak pada kelompok tertentu, terlebih membeda bedakan dalam pola pengamanan.
Penulis: muh radlis | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin, menegaskan anggotanya harus netral dalam mengawal dan mengamankan jalannya pemilihan walikota dan wakil walikota Semarang.
Menurutnya, anggota Polri tidak boleh berpihak pada kelompok tertentu, terlebih membeda bedakan dalam pola pengamanan.
"Tetap jaga netralitas,tidak boleh berpihak," kata Burhanudin setelah apel pasukan pengamanan Pilkada 2015 di Mapolrestabes Semarang, Rabu (26/8/2015).
Menurutnya, 1.818 personil gabungan telah siap mengamankan jalannya tahapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang. Ribuan personil ini akan siaga hingga tahapan pelantikan selesai.
Gelar pasukan, menurut Burhanudin juga untuk mengecek kesiapan dan kekuatan personil serta sarana dan pra sarana untuk mengamankan jalannya Pilkada.
"Intinya Polrestabes Semarang beserta jajaran siap mengamankan jalannya pilkada, tahapan awal sudah mulai jalan, nanti sampai pelantikan," katanya.
Sampai saat ini, pihaknya masih menganggap Kota Semarang aman dari gesekan antar pendukung calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang.
"Terlebih domisili masing masing calon berjauhan, bisa dipastikan aman dari gesekan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/apel-pengamanan-pilkada-semarang_20150826_111301.jpg)