Polisi Belum Tetapkan Tersangka Terkait Tewasnya Basri
Polres Rembang masih belum menetapkan tersangka, dalam peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek pabrik Semen Indonesia di Rembang
Penulis: sujarwo | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Polres Rembang masih belum menetapkan tersangka, dalam peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi proyek pabrik Semen Indonesia, di wilayah setempat, Minggu (30/8/2015) dini hari kemarin. Sampai saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya Basri (50), warga Blora, yang tertimpa beton.
"Kami telah melakukan olah tempat kejadi perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi," kata Kasatreskrim Polres Rembang, AKP Eko Adi Pramono, Senin (31/8/2015).
Selain saksi kejadian, menurut Eko, pihaknya juga memeriksa saksi dari pihak kontraktor. Disebutkan, di antara saksi yang diperiksa adalah mandor proyek dari kontraktor PT. Swadaya Graha, Mundakir, dan bagian keselamatan kerja, M. Safi'i.
"Belum bisa disimpulkan, siapa yang harus bertanggungjawab dan arah kemungkinan tersangka. Kami masih kembangkan hasil penyelidikan," ucapnya.
Sementara itu, pihak Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) tak bersedia dikonfirmasi apakah peristiwa ini telah dilaporkan ke dinas terkait. Saat dihubungi, Kepala Dinsosnakertras Rembang, Waluyo, enggan mengangkat telpon.
"Maaf, saya sedang memimpin rapat," kilah Waluyo, melalui pesan singkat.
Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kecelakaan kerja di lokasi proyek pabrik Semen Indonesia di Rembang, Minggu (30/8/2015) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia, dan dua orang lainnya luka-luka. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-tewas_20150717_214235.jpg)