Penemuan Batu Candi di Kedalaman Tanah 3 Meter

Di kedalaman sekitar 3 meter tampak ada batu persegi panjang yang potongannya rapi miripDi kedalaman sekitar 3 meter tampak ada batu persegi panjang y

Penemuan Batu Candi di Kedalaman Tanah 3 Meter
tribun jateng/m syofri kurniawan
Candi Gedongsongo, Ungaran, Kabupaten Semarang. 

Menurut Slamet, ketika ditemukan batuan candi ini menempel dengan semen dan batu bata merah. Ia menduga batuan candi zaman dulu digunakan untuk pembangunan Talud Pleret. (Batu batu kuno Prambanan untuk bangun talud di kedalaman 3 meter)

"Sepertinya digunakan untuk membangun talud. Itu di sana tulisannya talud dibangun tahun 1923," tegasnya.

Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta, Wahyu Astuti, membenarkan adanya temuan ratusan batu candi yang digunakan oleh warga untuk bahan baku saluran air tersebut.

"Warga menemukan lebih dari 100 blok. Langsung kita panggil steller (penyusun batu candi) Candi Prambanan. Ternyata benar, itu dari Candi Prambanan," kata Wahyu Astuti.

Ia menuturkan, mulai kemarin bebatuan tersebut dibawa ke area Candi Prambanan untuk diamankan.

Dari pantauan di lokasi, talud sepanjang 100 meter peninggalan Belanda itu mulai dipugar. Batu-batu besar tampak berserakan di dalam talud sedalam sekira 3 meter tersebut.

Wahyu Astuti mengatakan, sebelum ada Undang-Undang Perlindungan Cagar Budaya, banyak masyarakat yang menggunakan batuan candi yang memang banyak ditemukan di wilayah Yogyakarta untuk bahan baku pembangunan.

Kebetulan, batuan candi sangat berlimpah dan mudah diangkut. Bentuknya pun tergolong bisa menyesuaikan, karena tidak terlalu besar.

"Memang masa lalu, belum ada undang-undang, dan banyak batu yang digunakan untuk pembangunan stasiun atau landasan rel dan tanggulnya," ujarnya.

Pemindahan batu membutuhkan waktu berhari-hari. "Mulai kita pindahkan ke kompleks Candi Prambanan. Nanti kalau sudah terkumpul dan dilakukan pemugaran pagar akan digunakan," pungkasnya.

Berdasarkan pengamatan, truk mulai mengangkut batuan candi ke kompleks Prambanan. Tampak pula para pekerja perbaikan talud melakukan penggalian sebab diduga masih ada batuan candi yang tertimbun. (kompas.com)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved