Pangdam: Tidak Semua Prajurit Berkesempatan Jaga Perbatasan di Papua
angdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi mengatakan Tidak Semua Prajurit Berkesempatan Jaga Perbatasan di Papua
Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: iswidodo
Laporan Tribun Jateng, Bakti buwono
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi mengatakan tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan tugas operasi di daerah perbatasan seperti menjaga perbatasan di Papua-PNG.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada para prajurit Batalyon 406/Surya Kusuma yang akan melaksanakan penugasan ke perbatasan Papua-PNG.
Ia menjelaskan, sebelum melaksanakan penugasan para prajurit telah dilatih, dibekali pengetahuan dan disiapkan dengan baik untuk menghadapi penugasan di perbatasan Papua-PNG. Sehingga prajurit harus memanfaatkan waktu untuk terus berlatih dan menyiapkan kesehatan serta kekuatan fisik. Karena di daerah perbatasan situasi dan kondisi berbeda dengan daerah di sini.
"Saya harap prajurit dapat mempelajarai geografi dan demografi wilayah Papua sehingga dapat menjalin komunikasi dengan baik dan mencerdaskan kehidupan masyarakat Papua dengan melaksanakan kegiatan belajar mengajar," kata orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro.
Bagi prajurit yang berada di homebase, Pangdam IV/Diponegoro berpesan agar tetap menjaga kekompakan personel, keamanan dan kebersihan di Satuan. Isi dengan kegiatan yang bermanfaat sehingga waktu berjalan dengan cepat.
Dalam kunjungan kerja ke Batalyon 406/CK, Pangdam IV/Dip didampingi Asintel Kasdam IV/Diponegoro, Kol Arm Dedi Nurhadiman, Aslog Kasdam IV/ Diponegoro Letkol Czi Faried Darman Hamid dan Kapendam IV/ Diponegoro Letkol Inf Zaenul Bahar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/prajurit-mau-berangkat-ke-perbatasan-di-papua_20150902_190756.jpg)