Breaking News:

Penjambretan

Nekat! Jambret Ini Rampas Tas Korban Saat Makan Bakso di Warung

Korban sempat terjatuh lantaran tarik-menarik tas dengan pelaku perampasan

Ilustrasi - Jambret 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES -- Nurtaman alias Iwang (34) dan Edi Susanto alias Cus, warga Desa Pagejugan Kecamatan Brebes, tak bisa mengelak ketika ditangkap polisi di tempat persembunyianya.

Dua pelaku perampasan yang menjadi buron Tim Satreskrim ini kini meringkuk di tahanan Mapolres Brebes.
Kasatreskrim Polres Brebes, AKP Fadli mengatakan, penangkapan dua pelaku perampasan itu merupakan hasil dari penyelidikan dan keterangan dari korban dan sejumlah saksi.

Kedua pelaku ini melakukan perampasan disertai dengan kekerasan ini berhasil merampas uang tunai sebesar Rp 20,4 juta dari korban Sutiah (43), warga Desa Kedunguter, Kecamatan Brebes, 22 September 2013.

Uang itu, kata dia, sebelum dirampas pelaku oleh korban dimasukan ke dalam tas miliknya yang sedang dibawa korban yang saat itu sedang membeli bakso di sebuah warung. Namun, belum usai menyantap bakso uang tas itu dirampas oleh kedua pelaku. Korban sendiri merupakan pedagang bawang merah.

"Saat itu, korban mengendarai sepeda motor yang mengangkut bawang, mampir di warung bakso Jalan Raya Kedunguter. Saat itu, ia membawa uang sebesar Rp 20,4 juta yang dimasukan ke dalam tas hitam. Tapi tiba-tiba saat korban sedang menyantap bakso, tas yang berisi uang itu dirampas oleh kedua pelaku ini. Bahkan, korban sempat terjatuh lantaran tarik-menarik tas dengan pelaku perampasan," ujar AKP Fadli di Mapolres Brebes, Rabu (2/9).

Dalam melakukan aksinya, dua perampas itu membuntuti korban yang sudah diincar sebelumnya. Setelah dirasa aman lalu menyerobot dan merampas barang berharga milik korban.

Saat beraksi, kedua pelaku ini mengendarai sepeda motor Smash G-6324-HG.

Adapun barang bukti yang sudah diamankan dari tangan tersangka yakni sepeda motor Suzuki Smash G-6324-HG yang digunakan saat beraksi. Sedangkan, uang tunai hasil rampasan milik korban sudah habis digunakan oleh kedua pelaku tersebut.

"Kepada dua pelaku ini, kami kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukuman maksimal sampai 12 tahun penjara," katanya.

Dua pelaku tersebut kepada polisi mengaku nekat merampas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya terpaksa melakukan perampasan itu karena butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga saya. Penghasilan sebagai nelayan kecil masih kurang," aku Nurtaman yang tertangkap pada Agustus lalu. (*)

Tags
jambret
Penulis: fajar eko nugroho
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved