Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Edukasia Kampus

Mahasiswa Undip Ciptakan Helm Anti Embun

Satu karya yang sudah bisa dirasakan hasilnya adalah helm anti embun karya Faza Laili Husna (Biologi), Ikhsanti Maliya (Biologi), Alfin Darari

Penulis: rival al manaf | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Rival Al Manaf
Helm anti embun karya Faza Laili Husna (Biologi), Ikhsanti Maliya (Biologi), Alfin Darari (Fisika), dan Mutiara Hapsari (Kimia). 

TRIBUNJATENG.COM -- Tak hanya sibuk belajar materi kuliah saja, mahasiswa dituntut untuk terus berinnovasi. Berkat kerja kerasnya, mahasiswa Undip ini mampu menciptakan sesuatu yang baru dan bermansaat.

Universitas Diponegoro telah meloloskan 36 tim dengan masing-masing karyanya ke Pekan Ilmiah Nasional yang akan diselenggarakan 5 Oktober 2015 mendatang.

Satu karya yang sudah bisa dirasakan hasilnya adalah helm anti embun karya Faza Laili Husna (Biologi), Ikhsanti Maliya (Biologi), Alfin Darari (Fisika), dan Mutiara Hapsari (Kimia).

"Banyaknya kendaraan bermotor di Indonesia menyebabkan polusi udara yang membahayakan kesehatan manusia. Udara yang terpolusi mengandung bakteri dan partikel berbahaya seperti CO, SO2, NO2, dan partikel debu, itu yang menjadi inspirasi kami untuk membuat helm ini," jelas Faza ketua tim.

Menurutnya bakteri yang terbawa oleh debu saat berkendara dapat menyebabkan jerawat, sedangkan partikel-partikel berbahaya dalam udara dapat terhirup dan menyebabkan infeksi saluran pernapasan, asma, alergi, bisinosis, dan penyakit saluran pernapasan lainnya.

Oleh karena itu, helm buatan mereka memiliki 3 fungsi sekaligus yakni anti bakteri, anti polusi, dan anti embun yang kemudian dikenal dengan nama HELTIC 3 in 1 (Helm Fotokatalitik 3 in 1). Helm dibuat dengan memanfaatkan fotokatalis Co doped ZnO berbasis nanoteknologi.

“Kami membuat larutan ZnO dari asetat, isopropanol, dan MEA. Kemudian larutan ZnO yang telah kami buat dilapiskan pada kaca helm hingga seluruh permukaan kaca helm terlapisi oleh larutan Zn,” jelas Faza.

Untuk cara kerjanya, Faza menjelaskan kaca helm yang telah dilapisi dengan fotokatalis Co doped ZnO akan melepaskan zat superoksida ke bagian dalam helm ketika mendapatkan sinar UV atau sinar matahari sehingga wajah pengendara motor akan terlindung dari bakteri dan polusi.

Selain itu ketika dilapisi fotokatalis, kaca helm menjadi bersifat anti embun. Fotokatalis Co doped ZnO dapat mengatasi sifat hidrofilik pada kaca helm sehingga tetesan air yang menempel pada permukaan kaca tidak dalam bentuk droplet.

“Helm ini sudah kami uji anti bakteri, anti polusi dan anti embun jadi untuk kualitas sudah tidak diragukan lagi.” kata Faza. (Rival almanaf)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved