Gotong Royong Ala Warga Wonoharjo
Liswandi mengungkapkan, kerja bakti memperbaiki jalan kampung itu sudah dimulai sejak Minggu (06/09/2015) lalu.
Penulis: adi prianggoro | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Kerusakan jalan di kampungnya yang tak segera diperbaiki oleh pemerintah membuat Liswandi memutar otak. Liswandi yang juga Ketua RT 7 RW 11 Kampung Wonoharjo, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, kemudian mengajak masyarakat untuk gotong royong menyelesaikan persoalan itu.
“Akhirnya kami (warga- Red) perbaiki sendiri, mumpung masih kemarau. Warga secara sukarela mengumpulkan material dan mengerjakannya secara ramai-ramai,” kata Liswandi, Senin (07/09/2015).
Liswandi mengungkapkan, kerja bakti memperbaiki jalan kampung itu sudah dimulai sejak Minggu (06/09/2015) lalu. Ratusan warga terlibat langsung gotong royong memperbaiki sarana fasilitas umum tersebut.
Kekompakan warga ini kemudian menimbulkan simpati dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila Semarang Barat. Puluhan anggota ormas itu lalu berbaur dengan warga yang sedang bergotong royong.
“Ada dua titik jalan kampung yang kondisi tidak layak padahal sering dilewati warga. Sejumlah warga harus jalan memutar karena jalan yang hendak dilewati kurang layak dan membahayakan keselamatan. Kondisi jalan banyak yang naik turun. Daripada lama menunggu bantuan dari pemerintah, mendingan kami perbaiki sendiri saja jalannya,” ungkapnya.
Wakil ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso mengatakan, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu berapa jumlah titik jalan kampung yang belum tersentuh bantuan dari Pemkot.
“Jika bicara anggaran, saya rasa di dinas terkait ada pos anggaran operational maintenance (OM). Anggaran itu bisa dimanfatkan. Kalau nanti di APBD perubahan nyandak, kami akan usulkan (perbaikan jalan untuk kampung tersebut),” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gotong-royong_20150907_120650.jpg)