Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Lapangan Simpanglima Akan Jadi Pusat Taman Bunga

Nanti akan dikembangkan untuk koridor bunga di bawah pohon-pohon yang ada di pinggir lapangan, agar Simpang Lima menjadi indah

Penulis: adi prianggoro | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN Saat ribuan awak truk demo di Kota Semarang, beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, A Prianggoro

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pemerintah Kota Semarang mulai melakukan pembangunan rehab taman Simpanglima. Lapangan Pancasila (Simpanglima) ini akan dilengkapi dengan taman bunga dan sumur resapan.

Kepala Bidang Pertamanan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang Budi Prakosa mengatakan, Pemkot akan mengembangkan jalur bunga dari Kalibanteng hingga Bangkong. Pusatnya akan ditempatkan di Simpang Lima.

“Nanti akan dikembangkan untuk koridor bunga di bawah pohon-pohon yang ada di pinggir lapangan, agar Simpanglima menjadi indah,” ujar Budi Prakoso, Kamis(17/9).

Selain taman bunga, di kawasan Simpanglima juga akan dibangun sumur resapan. Ada sebanyak 20 sumur resapan yang akan dibangun di kawasan ini. Sumur ini, nantinya juga bisa untuk menjadi air cadangan jika dibutuhkan.

Memastikan kelancaran proyek ini, Pj. Walikota Tavip Supriyanto melakukan tinjauan kawasan Simpang Lima. Dirinya mengatakan, pembangunan rehab taman Simpanglima ini diharapkan bisa dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi. Dan dapat selesai dikerjakan tepat waktu sehingga akan membantu penyerapan anggaran daerah.

Di hari yang sama Pj. Walikota juga melakukan tinjauan akses jalan Kartini – Gajah (Jl. Jalatunda) dan pembangunan saluran di Pasar Waru. Dia menargetkan, perbaikan ini akan selesai pada Desember tahun ini.

“Harapan dengan adanya sumur resapan akan mengurangi genangan di Simpanglima dan membuat kawasan ini semakin baik,” jelasnya.

Tinjauan perkembangan proyek pembangunan juga kembali dilakukan Pj. Walikota Jumat(18/9). Pj. Walikota meninjau perkembangan fisik proyek rumah pompa Kali Semarang dan Polder Banger.

Di Kali Semarang, Pj. Walikota bersama jajaran Pemkot meninjau proses pengerukan lumpur di sekitar kolam retensi. Harapannya, dengan pengerukan arus air akan lancar sehingga pompa bekerja optimal.

Pj. Walikota juga meminta dinas PSDA & ESDM segera melakukan langkah administratif sebagai wujud koordinasi dengan berbagai instansi.

Dengan demikian, sambil menunggu terselesaikannya proyek Polder Banger semua kendala non fisik dapat teratasi untuk selanjutnya polder dapat optimal beroperasi. Pj. Walikota dalam kesempatan tersebut juga melakukan tinjauan di ruang pompa untuk memastikan sarana prasarana telah siap. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved