Kalahkan Sleman United, Persak Juara Piala Bupati Banyumas
Maklum Persak tim kecil yang berlaga di Liga Nusantara (Divisi 1) dan sudah bertahun-tahun mati suri.
Penulis: m alfi mahsun | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M.
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Servis pemain asing asal Kamerun, Jean Paul Boumsong, memberikan hasil positif bagi skuat Persak Kebumen di laga final Piala Bupati Banyumas, Senin (21/9/2015) malam.
Lewat masing-masing satu gol yang dicetak Boumsong di menit ke-30 dan pemain pengganti Awang Setiawan di menit ke-60, skuat asuhan Ahmad Baidari mampu kalahkan Sleman United dan raih juara di Stadion Satria Purwokerto.
Seperti diketahui Boumsong jadi pemain anyar Laskar Joko Sangkrip sebelum partai final digelar. Sebelumnya Persak sudah diperkuat pemain top seperti Okto Maniani, Leonard Tupamahu, Abanda Herman dan duo PSIS Semarang, kiper Catur Adi serta gelandang M. Yunus.
Manajer Persak, Tursino "Senno" bersyukur dalam raihan kampiun tersebut. Dia juga berterimakasih pada suporter Bumi Mania yang hadir dan tertib selama mendukung tim kebanggaan Kebumen.
"Terima kasih untuk dukungannya dan doanya dari para suporter selama turnamen ini. Kami belum memikirkan evaluasi tim karena para pemain dan pengurus masih terbawa euforia kemenangan," ujar Senno, Selasa (22/9/2015) pagi kepada Tribun Jateng.
"Maklum Persak tim kecil yang berlaga di Liga Nusantara (Divisi 1) dan sudah bertahun-tahun mati suri. Begitu bangkit langsung ikut turnamen dan memenangi kejuaraan seperti ini sangat membanggakan bagi kami," lanjut Senno.
Meski Okto Maniani di awal babak kedua mengalami cedera dan digantikan Awang Setiawan, Senno menjamin cedera yang diterima pemain asal Papua itu tidak parah. "Semalam (Okto) memang diganti pelatih, tapi cuma cedera ringan dan bisa cepat pulih," terangnya.
Tim Persak pun langsung pulang ke Kebumen pada Selasa pagi. Juara Piala Bupati Banyumas tersebut dipersembahkan Ngafiudin dkk pada warga masyarakat di kabupaten yang terkenal dengan kuliner sate ambal dan wisata Benteng Van der Wijck itu.
"Ke depan kami akan berpartisipasi dalam Piala Bupati Banjarnegara tanggal 11 Oktober. Kami ingin pupuk semangat juara ini untuk persiapan kompetisi baru mendatang," imbuh Senno.
Selain manajemen, duo PSIS juga bangga dengan torehan juara ini. M. Yunus bahkan menyebut partai final tersebut dirasakannya sangat bernuansa layaknya kompetisi reguler.
"Banyaknya suporter yang datang, bermain di tim yang diperkuat pemain senior dan melawan pemain senior suasana kompetisi sangat saya rasakan di partai final. Juara ini saya persembahkan bagi warga Kebumen yang selalu mendukung tim ini," lanjut M. Yunus.
Ini adalah trofi kedua yang Yunus dan Catur raih setelah mengantarkan PSIS juara Piala Polda Jateng Agustus silam. Meski kedua kejuaraan itu tidak di bawah lingkup PSSI, kebanggaan di tengah vakumnya kompetisi juga tetap menghidupi keduanya di profesi sebagai seorang atlet. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/persak-kebumen-juara_20150922_082414.jpg)