Kecelakaan di Pabrik Semen Rembang, Mulyono Tewas Tertimpa Mobil Crane
Kecelakaan kerja kembali terjadi di lokasi proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia, di Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Rembang.
Penulis: yayan isro roziki | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kecelakaan kerja kembali terjadi di lokasi proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia, di Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Rembang.
Seorang pekerja, Mulyono (37), warga Desa Wolu Tengah, Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur, tewas tertimpa mobil crane, Jumat (2/10/2015).
Sekretaris perusahaan Semen Indonesia, Agung Wiharto, mengatakan peristiwa iru terjadi saat beberapa pekerja hendak mengangkut tiang pancang untuk keperluan proyek menggunakan mobil crane. Selanjutnya, beberapa pekerja, termasuk Mulyono, memasang tiang penyangga mobil crane yang berjumlah empat.
"Saat itu yang berada di bawah pak Mulyono sendirian," ujarnya.
Saat proses pemasangan tiang mobil crane, sambung Agung, tiba-tiba angin bertiup cukup kencang. "Tak berapa lama kemudian, salah satu tiang penyangga ambles, sehingga memvut mobil crane roboh, dan menimpa tubuh korban," sambung dia.
Mengetahui rekannya tertimpa, para pekerja PT. Manunggal Jaya Sakti (MJS), kontraktor pelaksana pembangunan, segera melarikan korban ke RSUD Blora. "Karena terluka cukup parah, akhirnya korban meninggak tak lama setelah mendapat perawatan medis," katanya.
Saat ini, lanjutnya, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka. Ditandaskannya, para pekerja di proyek tersebut telah diasuransikan.
"Meski secara resmi korban adalah karyawan rekanan, kami juga tak menutup mata. Pasti ada santunan untuk korban," tegasnya.
Kapolres Rembang, AKBP Winarto, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk menyelidiki peristiwa tersebut. "Tim dari Satreakrim telah terjun ke lapangan untuk melakukan penyelidukan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/korban_20150610_044123.jpg)