Kota Semarang Bersaing dengan 5 Daerah di Lomba Posyandu Tingkat Jateng
Kota Semarang kembali mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam lomba tingkat provinsi
Penulis: galih permadi | Editor: rustam aji
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang kembali mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam lomba tingkat provinsi. Kali ini, dari bidang kesehatan khususnya anak balita, Pemkot Semarang mengangkat potensi Posyandu Bina Sehat, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan.
Posyandu ini terpilih menjadi 6 besar posyandu terbaik dalam Lomba Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Tengah kategori kota besar.
Tim penilai meninjau langsung Posyandu Bina Sehat, Kamis (8/10/2015) . Tim ini terdiri dari berbagai dinas seperti Bapermasdes Prov Jateng, TP PKK Prov Jateng, BKKBN Jateng, Dinkes Prov Jateng, dan Bappeda Prov. Jateng.
Selanjutnya, 6 besar posyandu ini akan dinilai untuk mencari pemenang pertama yang mewakili provinsi Jawa Tengah di tingkat nasional. Dalam lomba ini, Posyandu Bina Sehat akan bersaing dengan 5 posyandu kabupaten/ kota lain yakni Kota Pekalongan, kota Magelang, Kota Tegal, Kota Purworejo dan Kota Surakarta.
Asisten Administrasi Umum, Agustin Lusin Dwimawati, dalam sambutan Pj. Walikota yang dibacakannya menyampaikan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan balita yang nantinya akan menjadi generasi penerus.
Untuk itu, Pemkot melakukan sejumlah upaya untuk semakin memberdayakan peran Posyandu. Diantaranya, dengan alokasi anggaran yang dimanfaatkan untuk Pemberian Makanan Tambahan(PMT) dan pengembangan posyandu melalui Dinas Kesehatan dan BapermasperKB serta pembinaan serta peningkatan ketrampilan kader posyandu.
"Bagi para pengelola Posyandu Bina Sehat, saya berharap agar kerja keras yang telah dilakukan tak berhenti dengan adanya lomba ini. Namun terus berkarya untuk mewujudkan kesehatan anak khususnya balita di Kota Semarang. Posyandu Bina Sehat juga dapat mengukir prestasi sekaligus menjadi referensi bagi posyandu lain untuk semakin baik dalam memberikan pelayanan bagi para balita," kata Agustin dalam rilis yang diterima Tribun Jateng.
Sementara ketua tim penilai, Raidun Manurung, SH, MHum dalam sambutannya bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tak kenal lelah mengembangkan posyandu baik dari sisi kapasitas masyarakatnya maupun kelembagaannya. Dengan demikian, akan semakin memberikan manfaat positif bagi kesejahteraan dan kesehatan anak-anak khususnya balita di Provinsi Jawa Tengah.
Secara terperinci, Raidun memaparkan bahwa berdasar data yang dimiliki hingga tahun 2014 lalu, terdapat 48.124 unit pelayanan posyandu di Provinsi Jawa Tengah. Posyandu ini kurang lebih menangani 2,5 juta bayi dan balita di 35 kabupaten/ kota se-Jawa Tengah.
“Kami ucapkan selamat kepada posyandu Bina Sehat dari Kota Semarang yang telah terpilih menjadi satu dari 6 besar Pelaksana Terbaik Posyandu tingkat Provinsi Jawa Tengah kategori kota besar menyisihkan 23 posyandu lain Jawa Tengah,” kata Raidun.
Tahapan penilaian yang akan dilaksanakan di antaranya melalui metode Tanya jawab, diskusi, pencocokan data pada kader dan pengelola serta pembina posyandu.
"Saya berharap dapat memberikan motivasi bagi para kader dan pengelola untuk selalu melaksanakan tugas dan mengembangkan posyandu di daerah masing-masing. Sekaligus, lomba ini harapannya dapat menjadi strategi percepatan perbaikan kinerja dan pelayanan tim pokjanal, pokja posyandu, dan pelaksana posyandu di seluruh kabupaten/kota seJawa Tengah. (*)