Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KH Zainuri Pimpin Doa Peringatan Tahun Baru 1437 Hijriah di Kudus

KH Zainuri Pimpin Doa Peringatan Tahun Baru 1437 Hijriah di Kudus

Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/YAYAM ISRO ROZIKI
MUHARAM- Pengasuh Ponpes Al-Muayyad, KH. M. Zainuri FA (tengah), dalam acara istighosah selamatan untuk bangsa, di Taman Krida Wisata, Kudus, Selasa (13/10). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ribuan warga Kudus memadati halaman dalam Taman Krida Wisata, di area GOR Wergu Wetan, Selasa (13/10) malam. Memperingati tahun baru 1437 Hijriah, pondok pesantren (Ponpes) Al-Muayyad menggelar istighosah, bersama anggota masyarakat lainnya.

"Ini sebagai wujud cinta kepada Rasulullah, karena tahun Hijriah dimulai sejak beliau melaksanakan hijrah," kata Pengasuh Ponpes Al-Muayyad, KH M. Zainuri FA, yang memimpin acara tersebut.

Disampaikan, selain sebagai peringatan tahun baru hijriah, istighosah tersebut juga sebagai selamatan umum, untuk umat Islam dan perjalanan bangsa Indonesia ke depan. "Belakangan ini banyak bencana yang menimpa. Kita doakan keberkahan untuk seluruh umat Islam, dan juga keselamatan bangsa Indonesia secara menyeluruh," ujarnya.

KH. Zainuri berharap, Indonesia sebagai bangsa majemuk bisa tetap rukun, dan hidup secara damai. "Semoga tak ada lagi konflik horizontal, terlebih sampai menelan korban jiwa," harapnya.
Dia juga menyayangkan adanya konflik horinzontal, yang dibumbui nuansa SARA di Aceh, yang baru saja terjadi. "Kita doakan, semoga saudara-saudara kita di Aceh kembali hidup damai dan berdampingan, semoga Allah memberi hidayah-Nya kepada kita semua," tuturnya.

Disampaikan lebih lanjut, istighosah semacam ini rutin dilaksanakan Ponpes Al-Muayyad setiap malam tahun baru Hijiriah. "Sudah lebih dari 20 tahun belakangan ini, jika biasanya di Alun-alun Simpangtujuh, Alhamdulillah malam ini kita pindah ke sini," kata dia.

Menurutnya, peserta istighosah tak hanya berasal dari Kudus. Banyak alumni pesantren dari luar kota, bahkan luar pulau menyempatkan hadir. "Tak hanya dari Kudus, ada yang dari Bandung, Jambi, dan kota-kota lainnya," ucapnya. Diakui, saat ini ribuan alumni Ponpes Al-Muayyad tersebar di berbagai pelosok negeri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Tags
Muharam
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved