Kuliner Semarang

Es Campur di Warung Es Marem Benar-benar Membuat Pembeli Puas

Tak hanya namanya, es campur di warung Es Marem memang membuat pembeli puas. Isian, rasa dan porsi yang disuguhkan benar-benar membuat ketagihan.

Es Campur di Warung Es Marem Benar-benar Membuat Pembeli Puas
tribun jateng/mg1
Es Campur Marem 

TRIBUNJATENG.COM – Es campur memang nikmat disantap siang hari, saat cuaca panas. Namun, di Semarang, Anda wajib menjajal es campur di warung Es Marem di Jalan MT Haryono yang hanya buka malam hari.

Seperti namanya, es campur yang disuguhkan begitu memuaskan. Porsi yang cukup banyak dan isi yang bervariasi membuat siapa saja bakal ketagihan. Apalagi, seporsi es campur ini hanya dibanderol Rp 9.000. “Rasa dan porsinya banyak, jadi namanya marem,” ujar Kuslih (60), penjual es campur marem.

Kuslih merupakan generasi kedua. Usaha tersebut dirintis sang ayah, Suharto (90). Menurut Kuslih, Suharto menjual es campur marem sejak 1968. “Dulu, bapak berjualan secara keliling di kawasan Pecinan. Sampai akhirnya membuka warung kaki lima di Gang Baru (Pecinan). Sekarang diteruskan anak cucu dan buka cabang di beberapa tempat,” imbuhnya.

Seorang pegawai depot Es Marem menyiapkan es campur pesanan pembeli.
Seorang pegawai depot Es Marem menyiapkan es campur pesanan pembeli. (tribun jateng/mg1)

Yang membuat es campur marem ini istimewa, tapai singkong yang menjadi isian tak bercampur kuah meski dipotong-potong. Itu sebabnya, rasa kuah tak berubah. Kuslih memang punya cara khusus agar tapai dari singkong tersebut tak mudah lumer. “Tapi yang kami gunakan lebih dulu dioven,” jelas Kuslih.

Kuah yang ditawarkan memang punya rasa orisinal. Kuslih menyiapkan dua pilihan, es campur berkuah santan dan rasa jeruk. Anda yang menginginkan kesegaran bisa memilih kuah jeruk yang sedikit menawarkan sensasi asam. Sementara, Anda yang menyukai rasa gurih bisa memilih es campur santan. Kuslih menawarkan isian beragam, di antaranya cincau, kolang-kaling, dawet, tapai singkong serta nangka.

Anda bisa memilih wadah penyajian, mangkuk atau gelas. “Saya menjadi pelanggan setia es marem ini sejak SMP. Porsinya banyak dan sangat menyegarkan, apalagi cuaca di Semarang masih terasa panas meski malam hari,” ujar Isyana (24), pelanggan warung Es Marem.

Depot Es Marem di Jalan MT Haryono No 657 Kota <a href='https://jateng.tribunnews.com/tag/semarang' title='Semarang'>Semarang</a>.
Depot Es Marem di Jalan MT Haryono No 657 Kota Semarang. (tribun jateng/mg1)

Selain es campur, Kuslih juga menawarkan es teler yang memiliki isian alpukat, kacang serta nangka yang menggunakan kuah santan atau jeruk dicampur susu dan sirup. Seporsi es teler ini dibanderol Rp 9.000. Juga ada es kolak marem dan es degan jeruk selasih yang juga dilabeli harga Rp 9.000 per porsi. Sementara menu es jeruk selasih dijual Rp 5.000 per porsi.

Anda yang ingin menjajal kesegaran es campur marem bisa langsung mengarahkan kendaraan ke Jalan MT Haryono No 657, tepatnya di sebelah Bank BCA KCP MT Haryono. Warung Es Marem ini buka pukul 17.00-23.00. (mg1)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved