Pengelolaan Arsip di Kudus Belum Ditangani Secara Serius

Pengelolaan Arsip di Kudus Belum Ditangani Secara Serius

Pengelolaan Arsip di Kudus Belum Ditangani Secara Serius
tribunjateng/yayan isro roziki
Pengelolaan Arsip di Kudus Belum Ditangani Secara Serius. FOTO Petugas Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus, menunjukkan sebagian koleksi arsip di kantor tersebut, Selasa (20/10). 

Laporan Tribun Jateng, Yayan Isro Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS- Pengelolaan arsip di instansi pemerintahan di Kudus, belum ditangani secara serius. Hal ini lantaran banyak pihak masih memandang tata kelola arsip dengan sebelah mata, serta minimnya sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar memahami tentang kerasipan secara komprehensif.

Pun demikian dengan sarana dan prasarana (sarpras) terkait penataan arsip. "Oleh karena itu, kami membentuk rintisan di sembilan desa yang tersebar di seluruh kecamatan di Kudus, sebagai pilot project pengelolaan arsip," kata Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus, Nanang Usdiarto, Selasa (20/10).

Disampaikan Nanang, kesembilan desa tersebut nantinya akan dibina dan dibimbing bagaimana tata cara mengelola arsip secara baik dan benar. Menurut Nanang, desa dipilih sebagai proyek percontohan lantaran di kantor desa lah ujung tombak pelayanan pemerintah terhadap masyarakat.

"Selain itu, nanti desa-desa percontohan itu akan mendapatkan bantuan sarpras untuk pengelolaan arsip," ujarnya.

Sembilan desa yang dimaksud, disebutkan Nanang, adalah Desa Rendeng (di Kecamatan Kota), Desa Getas Pejaten (Kecamatan Jati), Desa Karangbener (Kecamatan Bae), Desa Wates (Kecamatan Undaan), Desa Kaliwungu (Kecamatan Kaliwungu), Desa Gondosari (Kecamatan Gebog).

"Dan Desa Cendono di Kecamatan Dawe, Desa Hadipolo di Kecamatan Jekulo, serta Desa Hadiwarno di Kecamatan Mejobo," sebutnya.

Kasi Kearsipan, Mutrikah, mengatakan tata kelola arsip yang benar nantinya erat kaitannya dengan pelayanan prima terhadap masyarakat. "Jika pengelolaan arsip baik, maka tidak akan susah mencari dokumen-dokumen yang dibutuhkan, sehingga pelayanan pun bisa menjadi cepat," katanya. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved