Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jadi Pj Bupati Semarang, Sujarwanto akan Tinggal di Ungaran

Jadi Pj Bupati Semarang, Sujarwanto akan Tinggal di Ungaran

Penulis: deni setiawan | Editor: iswidodo
tribunjateng/m zainal
BERPELUKAN - Mundjirin dan Sujarwanto berpelukan usai tandatangani sertijab Pj Bupati Semarang, Selasa 3 November 2015 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Seusai penandatanganan dan prosesi serah terima jabatan dari Mantan Bupati Semarang Mundjirin kepada Penjabat (PJ) Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko, Sujarwanto memutuskan diri untuk tinggal sementara di Ungaran Kabupaten Semarang.

"Karena saya harus melayani masyarakat selama 24 jam di tiap hari, saya harus tinggal di Kabupaten Semarang. Tinggalnya di mana, nanti akan diatur. Bisa jadi di Rumah Dinas Bupati Semarang Jalan Ahmad Yani Ungaran ini," ujarnya kepada Tribun Jateng, Selasa (3/11/2015).

Menurutnya, seyogyanya sebagai pimpinan apalagi memperoleh kepercayaan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjabat di masa transisi selama sekitar tiga bulan ke depan ini, dirinya harus merelakan diri, ikhlas, serta profesional dalam ngayem maupun ngayomi masyarakat. "Dan yang tidak bisa ditawar-tawar adalah melayani publik. Ketika ada pekerjaan yang belum beres, diselesaikan dan berusaha mendeteksi sejak dini terhadap masalah-masalah publik sehingga tidak terjadi gejolak ke depannya," jelasnya.

Sujarwanto menyampaikan, setelah prosesi pelantikan dan serahterima jabatan itu selesai, mulailah dirinya bekerja. Hal pertama yang akan dilakukan adalah mendalami perkembangan situasi maupun kondisi di Kabupaten Semarang.

"Kemudian kami menggelar komunikasi serta koordinasi dengan seluruh pimpinan di Pemkab Semarang untuk memberikan berbagai langkah ke depannya. Target saya pribadi adalah masa penyesuaian diri tidak lebih dari dua minggu," kata Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Provinsi Jawa Tengah itu. Menurutnya dan menjadi poin penting baginya adalah, memetakan problematika yang kemudian dikaji lebih lanjut bersama satuan kerja pejabat daerah (SKPD) terkait. Termasuk pula berdiskusi dengan warga yang ada di pinggiran perkotaan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved