Usai Melahirkan, Sumiyati Meninggalkan Bayinya di RSUD dr Soewondo

Pasangan yang mengaku berasal dari Brebes meninggalkan bayi perempuan mereka yang baru berusia dua minggu di di RSUD dr Soewondo, Kendal.

Usai Melahirkan, Sumiyati Meninggalkan Bayinya di RSUD dr Soewondo
tribunjateng/PONCO WIYONO
BAYI MALANG - Bayi ini ditinggalkan orang tuanya di RSUD dr Soewondo, Kendal 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Entah apa yang ada di pikiran pasangan Arman dan Sumiyati. Kedua warga Kabupaten Brebes ini tega meninggalkan bayi perempuan mereka yang baru berusia dua minggu di di RSUD dr Soewondo, Kendal.

Saat pamit pergi, mereka beralasan mengambil uang biaya perawatan, namun tak kembali lagi. Bayi tersebut kini dalam perawatan pihak rumah sakit, dan sudah dilaporkan pada Dinas Sosial Kabupaten Kendal serta Polres Kendal pada Rabu (4/11/2015).

Seorang perawat RSUD dr Soewondo, Puji menceritakan, peristiwa ini berawal saat pasangan Arman dan Sumiyati dalam perjalanan dari Brebes menuju Purwodadi mengendarai bus.

Saat melintasi wilayah Kendal, Sumiyati yang tengah hamil tua mengaku sakit perut seperti hendak melahirkan. Keduanya pun turun dan pergi ke RSUD dr Soewondo.

Seminggu kemudian, Arman berpamitan ingin mengambil uang untuk membayar biaya persalinan istrinya. Namun Arman tidak kembali ke rumah sakit, hingga beberapa hari berikutnya giliran Sumiyati yang diam-diam meninggalkan rumah sakit dan anaknya.

Pihak RSUD mengetahui Sumiyati pergi pada Rabu pagi. Saat itu, ada perawat mencari ibu si bayi untuk diminta menyusui. Namun ternyata Sumiyati tidak ada di tempat, dan meski ditunggu hingga dua jam tetap saja Sumiyati tidak muncul kembali.

"Akhirnya kami melapor ke Dinsos dan Polres. Pasien sendiri mengaku dari Brebes, namun setelah dikroscek alamatnya fiktif," kata Puji.

Ia menambahkan, ‎petugas rumah sakit hanya hafal dengan ciri-ciri ibu bayi, yakni bertinggi sekitar 160 cm, berambut hitam dan keriting, berkulit hitam , bertubuh sedang.

"Jika ada masyarakat yang mengetahui seseorang dengan ciri-ciri tersebut, bisa menghubungi RSUD atau Polres," sambungnya.

Pihak Dinsos Kabupaten Kendal bersama Kepala Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kendal pun menitipkan bayi malang tersebut di RSUD untuk sementara. Masyarakat yang berminat untuk mengadopsi dipersilakan menghubungi pihak-pihak di atas.

Kasat Reskrim Polres Kendal, Iptu Fiernando Andriansyah, membenarkan adanya peristiwa orangtua meninggalkan bayinya. Dia mengatakan, pihaknya akan berusaha mencari orangtua bayi malang tersebut. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved