Breaking News:

Properti

Penjualan Rumah Komersial di Jawa Tengah Masih Fluktuatif

Pasar properti di Jawa Tengah masih belum stabil. Terlihat dari tingkat penjualan rumah komersial masih fluktuatif.

Penulis: hermawan Endra | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
FOTO DOKUMEN - Pameran property di Atrium Java Mall, jalan MT Haryono, Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memasuki akhir 2015, pasar properti di Jawa Tengah masih belum stabil. Terbukti dalam beberapa pameran yang diselenggarakan Real Estate Indonesia (REI), tingkat penjualan rumah komersial masih fluktuatif.

Wakil Ketua REI Jawa Tengah Bidang Promosi, Publikasi, Pameran, dan Humas, Dibya K Hidayat, memprediksi, naik turunnya market properti ini disebabkan dorongan faktor ekonomi makro secara nasional. Karena sejauh ini suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih dirasa cukup stabil.

Menurutnya, kondisi ini terjadi di semua segmen, mulai dari rumah sederhana, menengah, maupun mewah. Sebagian konsumen lebih memilih menunda pembelian hingga kondisi perekonomian stabil.

"Mereka akan wait and see dulu pergerakan perekonomian kita ini bagaimana, dengan paket-paket kebijakan sampai seri enam ini," kata Dibya pada pembukaan pameran rumah di Mal Paragon Semarang, Rabu (4/11/2015).

Tahun 2015 ini REI Jateng berencana menggelar 10 pameran di Semarang, dengan asumsi 70 unit terjual tiap acara. Namun, dari delapan kali pameran yang telah dilaksanakan, baru satu kali yang hasil penjualannya melampaui target.

Oleh karena itu, pihaknya pesimistis target menjual 700 unit rumah melalui ajang pameran tahun ini dapat tercapai. "Bisa memenuhi 80 persen dari target sudah bagus sekali. Harapannya di dua pameran yang tersisa nanti hasilnya juga bisa bagus," imbuhnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved