Bendungan Logung di Kudus
Kerjakan Proyek Bendungan Logung di Lahan Sengketa, Kementerian PU Minta Pengamanan Polisi
Rencana pertengahan bulan ini mulai akan ada pengerjaan di sekitar as bendungan. Kami akan meminta bantuan pengamanan dari kepolisian..
Penulis: yayan isro roziki | Editor: a prianggoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) terus mengebut pengerjaan proyek Bendungan Logung, yang berada di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo dan Desa Kandangmas Kecamatan Dawe.
Hanya, pengerjaan sempat terhambat lantaran masih terdapat beberapa bidang lahan yang belum tuntas proses pembebasannya. Di antara lahan yang saat ini masih dalam proses pembebasan tersebut, berada di sekitar as bendungan.
Kepala Satuan Kerja (Satker) Bendungan Logung, Duki Malindo, mengatakan pertengahan bulan ini, pihaknya berencana tetap akan melakukan pengerjaan di lahan sengketa, yang berada di sekitar as bendungan.
"Rencana pertengahan bulan ini mulai akan ada pengerjaan di sekitar as bendungan. Kami akan meminta bantuan pengamanan dari kepolisian, demi kelancaran pengerjaan," kata Duki, Jumat (6/11).
Meski proses gugatan di pengadilan belum tuntas, menurut Duki, saat sudah dilakukan konsinyasi, secara hukum pihaknya sudah bisa menggarap lahan tersebut. Diakui, selama ini pihaknya belum menyentuh pengerjaan di lahan sekitar as bendungan lantaran hawatir ada sedikit gangguan dari warga yang semula memiliki lahan, karena merasa proses pembebasan belum tuntas.
"Secara hukum dari awal dilaksanakannya konsinyasi kami sudah bisa masuk, tapi warga tahunya kan lahan itu belum tuntas pembebasannya," tutur dia.(yan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/waduk-logung-kudus_20151104_175034.jpg)