Bupati Bangkalan Beserta Puluhan Ulama Teken Ikrar Provinsi Madura

Puluhan ulama Madura, didukung upati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad, menandatangani Ikrar Deklarasi Provinsi Madura, Selasa (10/11/2015)

Bupati Bangkalan Beserta Puluhan Ulama Teken Ikrar Provinsi Madura
KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN
Makmun Ibnu Fuad (Kedua dari kanan) saat menandatangani ikrar Provinsi Madura di Bangkalan. 

TRIBUNJATENG.COM, BANGKALAN - Puluhan ulama Madura, didukung upati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad, menandatangani Ikrar Deklarasi Provinsi Madura, Selasa (10/11/2015), di Gedung Serbaguna Rato Ebu, Bangkalan.

Dipandu Sekretaris Jenderal Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M), Jimhur Saros, mereka bersama-sama membacakan ikrar tersebut.

"Ikrar Provinsi Madura. Kami masyarakat Madura yang berdomisili di Madura, dan para perantau se-antero Indonesia, dengan ini menyatakan bahwa kami, sepakat untuk membentuk provinsi Madura, untuk memenuhi tujuan luhur masyarakat Madura, yang lebih makmur, adil dan sejahtera, serta bermodal tawakkal kepada Allah," kata mereka.

"Hal-hal yang berkaitan dengan administrasi menuju provinsi Madura, akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Ditetapkan di Bangkalan, 10 November 2015," lanjut mereka.

Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad mengatakan, penandatnganan ikrar tersebut, tidak berkaitan dengan dukungan untuk membentuk Provinsi Madura.

Dukungan yang diberikan adalah untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat yang hadir di Gedung Serbaguna Bangkalan.

"Nanti akan kami sampaikan ke Gubernur Jawa Timur soal aspirasi yang ditandatangani hari ini," ujar pria yang akrab dipanggil Momon ini.

Sementara itu, Jimhur Saros menegaskan, pembentukan Provinsi Madura semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Garam.

Sebab selama ini, masyarakat Madura tidak kunjung maju dan sejahtera karena kekayaan alamnya tidak dirasakan warga pulau tersebut.

"Tujuan luhur Madura menjadi provinsi hanya untuk kesejahteraan dan kemajuan Madura sendiri," ungkap Jimhur.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Momon adalah satu-satunya Bupati di Madura yang menghadiri acara deklarasi Provinsi Madura.

Sedangkan Bupati Sampang, Bupati Sumenep dan Bupati Pamekasan, tidak hadir. Tampak hadir pula, anggota DPD RI, Ahmad Nawardi. (*)

Editor: rustam aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved