Kepala Perpustakaan Unika Soegijapranata Berbagi di Hadapan Perwakilan PTN dan PTS Jawa Barat

talenta yang dimiliki oleh pustakawan dalam hal referensi dan kepustakaan harus menjadi modal utama yang tidak boleh dilupakan..

Penulis: rival al manaf | Editor: a prianggoro
TRIBUN JATENG/RIVAL AL MANAF
Dr Ridwan Sanjaya (Wakil Rektor I Unika) kedua dari kanan mengikuti kelas perpustakaan Unika Soegijapranata, di Perpustakaan Unika, Jalan Pawiyatan Luhur, Semarang, Kamis (12/11/2015). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPT) Jawa Barat mengunjungi Unika Soegijapranata Semarang dalam rangka melihat studi peran kepustakaan, Kamis (12/11/2015).

Perwakilan dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Barat ini tidak hanya berkunjung tetapi juga melakukan diskusi kelompok dan mengikuti sesi kelas yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Unika Soegijapranata.

Dalam sesi kelas tersebut, Kepala Perpustakaan Unika Rikarda Ratih Saptaastuti berbagi pengalaman mengenai program-program yang dijalankan oleh perpustakaan. Beberapa kegiatan bahkan menjadi favorit dan dibutuhkan ketika diperkenalkan dalam kegiatan belajar mengajar di universitas. Sehingga hal ini semakin memperkuat visi perpustakaan sebagai teman belajar.

Sementara itu, Wakil Rektor I Dr. Ridwan Sanjaya menyampaikan mengenai evolusi perpustakaan klasik ke jaman modern yang dialami oleh perpustakaan Unika Soegijapranata sekarang ini. "Perkembangan teknologi yang makin maju mau tidak mau membuat perpustakaan harus dapat mengimbanginya atau bahkan menggunakannya sebagai sarana untuk semakin maju," terangnya dalam keterangan tertulis kepada Tribun Jateng, Jumat (13/11/2015).

Ia menjelaskan, talenta yang dimiliki pustakawan dalam hal referensi dan kepustakaan harus menjadi modal utama yang tidak boleh dilupakan. Keberadaan program komputer untuk menangani anti-plagiasi dan pengelolaan referensi ilmiah dapat menjadi sarana dalam menyalurkan talenta tersebut.

Selain itu, peran perpustakaan dalam e-learning menjadi penting dalam menjembatani perkuliahan dengan kekayaan ilmiah yang dimiliki oleh perpustakaan. Ridwan menambahkan, kekuatan dalam hal pengelolaan dan penulisan referensi serta penelusuran sumber ilmiah telah membuat pustakawan sering diundang untuk menjadi narasumber dalam kuliah metode penelitian.

Paradigma perpustakaan yang baru ini mendapatkan apresiasi dari anggota FPPT Jawa Barat. Seorang pustakawan dari Politeknik Bandung, Hilman menanggapi keterlibatan top manager Unika dalam merumuskan visi sangat terasa dampaknya untuk pengembangan perpustakaan.

Melalui kegiatan kunjungan ini ia mengharapkan dapat menjadi motivasi bagi pustakawan di Jawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Perpustakaan kepada dosen dan mahasiswa melalui berbagai fasilitas dan pengetahuan yang selalu diperbaharui. (val)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved