Pilkada Serentak

Surat Suara Rusak untuk Pilkada Kabupaten Semarang Bakal Diganti PT Pura Barutama

Mulai hari ini, Senin (16/11/2015), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang melaksanakan penyortiran sekaligus pelipatan ulang surat suara

Surat Suara Rusak untuk Pilkada Kabupaten Semarang Bakal Diganti PT Pura Barutama
tribun jateng/deni setiawan
Dalam penyortiran surat suara yang dilakukan di Gedung Korpri Jalan Gatot Subroto Nomor 26 Ungaran Kabupaten Semarang, Senin (16/11/2015), petugas menemukan beberapa yang rusak, di antaranya hasil cetak blur maupun robek. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Mulai hari ini, Senin (16/11/2015), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang melaksanakan penyortiran sekaligus pelipatan ulang surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang akan digunakan dalam pemungutan pada 9 Desember 2015 mendatang.

Secara teknis, penyortiran melibatkan sekitar 24 tenaga harian di Gedung Korpri Jalan Gatot Subroto Nomor 26 Ungaran Kabupaten Semarang dan ditargetkan selesai paling lambat pada Sabtu (21/11/2015) esok yang kemudian dilaporkan melalui berita acara kepada pihak percetakan, PT Pura Barutama Kabupaten Kudus.

“Meskipun sebelumnya sudah disortir dan dipacking ke dalam kardus oleh pihak percetakan, tetap harus kami sortir terlebih dahulu. Agar dipastikan tidak ada yang rusak ketika didistribusikan dan digunakan di tiap tempat pemungutan suara (TPS). Setiap hari akan kami data kertas surat suara yang rusak,” jelas Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan kepada Tribun Jateng, Senin (16/11/2015).

Dia merinci, kriteria kertas surat suara yang dinilai rusak atau tidak baik di antaranya apabila di kertas tersebut cetakannya kotor merata, kusut atau mengkerut, sobek baik bagian pinggir maupun tengah, hingga foto di seluruh maupun satu di antara pasangan calon (paslon) tidak jelas.

“Semuanya kami lihat dan jika ada yang rusak langsung dipisah untuk didata. Jumlahnya berapa yang rusak, kami akan minta ganti kepada pihak percetakan sehingga pada 3 hingga 7 Desember 2015 sudah bisa didistribusikan ke tiap kecamatan yang kemudian dilanjutkan ke tiap TPS penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Guntur menyampaikan, dari sisi jumlah kertas surat suara yang diterima KPU Kabupaten Semarang pada Selasa (10/11/2015) kemarin yakni 381 boks berisi total 760.480 lembar, lalu yang digunakan untuk pemilihan ulang sebanyak 1 boks berisi 2.000 lembar, dan 3 boks total 5.000 lembar untuk sosialisasi atau kebutuhan speciment.

“Meskipun total 767.480 lembar kertas surat suara telah kami terima dan sudah termasuk 2,5 persen cadangan, tetap harus disortir dan yang rusak dimintakan ganti. Tujuannya demi menjamin tidak ada kekurangan ketika sudah sampai di 1.700 TPS. Misal yang rusak hanya 1 lembar, tetap kami laporkan dan minta ganti,” tegas Guntur. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved