Tribun Community

Haryanto Gadaikan Sertifikat Tanah untuk Beli Peralatan Paralayang

Haryanto Gadaikan Sertifikat Tanah untuk Beli Peralatan Paralayang

Haryanto Gadaikan Sertifikat Tanah untuk Beli Peralatan Paralayang
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Haryanto Gadaikan Sertifikat Tanah untuk Beli Peralatan Paralayang 

TRIBUNJATENG.COM - Haryanto gabung ke komunitas pecinta paralayang, G9, bermodal nekat. Saat menggembala sapi, ia melihat anggota komunitas berlatih di kawasan Meteseh dan merasa tertarik. Kini, selain berprestasi di bidang tersebut, komunitasnya juga makin berkembang.

Banyak hal yang sangat terasa berkesan di hati Haryanto jika bicara soal olahraga paralayang. Namun yang paling tak terlupakan adalah ketika ia menyabet gelar juara umum selama dua periode di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng.

"Tak menyangka karena dari hobi ternyata bisa berbuah prestasi," katanya.
Haryanto mengatakan kali pertama mengenal olahraga paralayang adalah saat melihat komunitas Gedongsongo (G9) melakukan kegiatan di kawasan Meteseh. Tertarik dengan olahraga yang masuk dalam kategori ekstrim ini, dirinya pun memutuskan ikut bergabung dengan modal nekat.

"Saya sebetulnya tidak ada pengalaman di olahraga terbang seperti paralayang ini, dulu saya kenal saat menggembala sapi di kawasan Meteseh kemudian lihat ada temen-temen dari G9 main di sana. Karena tertarik kemudian saya ikut gabung komunitas dan ikut latihan, sekitar tahun 2006," terangnya.
Komunitas G9 sempat vakum selama kurang lebih 1 tahun lantaran tak ada latihan sama sekali. Haryanto kemudian berinisiatif untuk kembali menghidupkan bersama beberapa rekannya yang tersisa di G9. Modalnya, peralatan paralayang kreditan.

"Saya nekat aja waktu itu karena sudah gatel pengen latihan paralayang lagi. Saya coba kumpulkan temen-temen G9 lagi. Saya kredit dan gadaikan sertifikat tanah saat itu," ungkapnya.
Dari Meteseh, basecamp komunitas G9 berpindah ke kawasan perbukitan Sidomukti. Dalam perkembangannya olahraga paralayang ini tak hanya sekadar digunakan oleh anggota komunitas G9 tapi juga dikomersilkan untuk umum dengan otoritas di bawah G9 sebagai pengelola.
Sebagai kegiatan olahraga yang menantang maut, Haryanto mengaku pernah mengalami satu kondisi yang benar-benar ekstrim. Ia mengingat saat itu tengah melakukan terbang di kawasan perbukitan Telomoyo Boyolali.

Terbang dari ketinggian 1.800 mdpl, Haryanto mengaku sempat dibuat panik ketika tersesat di antara pekatnya kabut hingga harus berjibaku untuk mencari jalan keluar.
Saat kejadian ia mengaku sempat terombang ambing di langit sekitar 5-10 menit.
"Parasut saya sempat kusut waktu itu, panik juga karena tidak tahu arah dan sekeliling semua berkabut. Tapi untunglah bisa mendarat selamat, tidak sampai pakai payung emergency ketika itu," jelasnya.

Tak berbeda dengan Haryanto, anggota lainnya, Didik, juga bisa dibilang berawal dari ketidaksengajaan saat bergabung dengan komunitas G9. Meski begitu ia mengaku sudah sejak lama mengetahui olahraga dirgantara ini."Saya sedang jalan-jalan di Gedongsongo saay lihat ada yang latihan paralayang dan tertarik," katanya.

Bagi Didik meski paralayang dianggap sebagai olahraga yang ekstrim namun menurutnya ini merupakan olahraga yang menyenangkan. Sensasinya saat terbang di atas luar biasa, bisa memandang bumi dari sudut yang berbeda.

Selain itu di komunitas G9 sesama anggotanya punya keakraban yang solid. Kebersamaan dan guyub di antara anggota membuat G9 sudah seperti saudara sendiri.
"Saya melihat anggota komunitas ini berasal dari beragam macam latar belakang dari guru, atlet sampai tentara tapi semuanya kalau sudah kumpul satu sodara itu yang membuat komunitas ini solid," terangnya.

Ia berharap ke depan olahraga paralayang ini bisa terus berkembang seiring dengan perkembangan dari komunitas G9. Paralayang menurutnya bukan olahraga yang mahal dan ribet jika dibanding olahraga dirgantara lainnya. (tribunjateng/galih priatmojo)

Penulis: galih priatmojo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved