Breaking News:

Melancarkan Distribusi, Pemkab Brebes Bina Pedagang Pupuk Bersubsidi

Melancarkan Distribusi, Pemkab Brebes Bina Pedagang Pupuk Bersubsidi

Penulis: fajar eko nugroho | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/FAJAR EKO NUGROHO/ist
Melancarkan Distribusi, Pemkab Brebes Bina Pedagang Pupuk Bersubsidi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Agar pendistribusian pupuk bersubsidi dari produsen hingga ke tangan petani dapat berjalan lancar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melakukan Pembinaan pedagang barang bersubsidi (pupuk) di Kabupaten Brebes.

Hal ini sesuai dengan prinsip 6 (enam) tepat yaitu: tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu, tepat jenis, tepat harga, dan tepat tempat.

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes Mohammad Iqbal mengatakan, bahwa pembinaan yang bertempat di Gedung Korpri adalah untuk menumbuhkan kesadaran diri dari para distributor maupun pengecer pupuk agar dalam mendistribusikan pupuk tetap mematuhi peraturan perundang-undangan.

"Pembinaan ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Brebes untuk menumbuhkan kesadaran bagi para distributor ataupun pengecer pedagang pupuk bersubsidi untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Mengingat pupuk yang diedarkan merupakan pupuk bersubsidi yang ditujukan untuk petani, sehingga baik petani ataupun pedagang sama-sama memperoleh kesejahteraan.

Bupati Brebes melalui sambutannya menegaskan bahwa adanya keseriusan, kesungguhan dalam mensejahterakan petani. Mengingat sektor pertanian dapat menyumbang hingga 51%-52% dibandingkan sektor yang lainnya," ujar Muhaad Iqbal disela Pembinaan Usaha Perdagangan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Brebes, Selasa (24/11/2015).

Pembinaan tersebut, kata dia, mengundang sekitar 15 distributor barang bersubsidi (pupuk) se kabupaten Brebes dan pengecer pupuk bersubsidi ke kabupaten Brebes. Pembinaan juga mengundang ketua KP3 (Komisi Pengawas Pupuk bersubsidi dan Pestisida) dan menjelaskan tentang tugas, fungsi dan wewenang dari KP3.

Selain itu, kata dia, pihaknya memberikan pemahaman terkait larangan untuk memberikan sesuatu kepada pihak KP3 dari pedagang baik distributor maupun pengecer barang bersubsidi (pupuk).Â

"KP3 terdiri dari beberapa unsur antara lain pemerintah kabupaten Brebes melalui SKPD terkait, kepolisian resor Brebes dan kejaksaan negeri Brebes,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura kabupaten Brebes, M Furqon mengatakan bahwa Nawa Cita merupakan salah satu program pemerintah yang didalamnya terdapat tentang kedaulatan pangan, tentang kemandirian pangan. "Dan juga anjuran pemerintah dalam pemakaian dosis pupuk yaitu pupuk urea 250kg/ha,"imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved