Salsabila Merengek Kesulitan Gosok Gigi

Sebanyak 250 siswa setingkat TK dan SD di Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah mengikuti kegiatan pelatihan dan penyuluhan

Salsabila Merengek Kesulitan Gosok Gigi - siswa-gosok-gigi_20151215_133007.jpg
Tribun Jateng/Puthut Dwi Putranto
Siswa TK dan SD di Desa Pilangsari ikuti pelatihan dan penyuluhan budaya hidup sehat dan bersih, di kawasan Masjid Baitul Mutaqin Pilangsari, Selasa (15/12/2015)
Salsabila Merengek Kesulitan Gosok Gigi - siswa-gosok-gigi_20151215_133301.jpg
Tribun Jateng/Puthut Dwi Putranto
Siswa TK dan SD di Desa Pilangsari ikuti pelatihan dan penyuluhan budaya hidup sehat dan bersih, di kawasan Masjid Baitul Mutaqin Pilangsari, Selasa (15/12/2015)

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK -- Sebanyak 250 siswa setingkat TK dan SD di Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah mengikuti kegiatan pelatihan dan penyuluhan budaya hidup bersih dan sehat di kawasan Masjid Baitul Mutaqin Pilangsari, Selasa (15/12/2015) pagi.

Acara yang digagas oleh tim penggerak PKK setempat itu diharapkan dapat menanamkan pola perilaku yang sehat dan bersih kepada anak-anak sejak dini.

Ketua Panitia, Maskuri, menjelaskan, kegiatan ini terbentuk lantaran didorong oleh rasa kekhawatiran para orangtua Desa Pilangsari akan maraknya makanan yang dijual bebas di lingkungan sekolah. Mereka takut jika anak-anak kecil terkontaminasi oleh jajanan yang sekiranya tak layak untuk dikonsumsi.

" Banyak pedagang asongan menjual dagangan di sekitar sekolah. Bisa saja makanan itu tidak sehat. Sebut saja ada formalin dan sebagainya. Ini kan berbahaya bagi anak-anak, " jelas Maskuri yang juga menjabat sebagai Sekdes Pilangsari ini kepada Tribun.

Untuk memproteksi siswa dari maraknya berbagai macam jajanan ini, sambung Maskuri, tim penggerak PKK Desa Pilangsari menggandeng Dinas Kesehatan merealisasikan pelatihan dan penyuluhan budaya hidup bersih dan sehat bagi siswa TK dan SD di Desa Pilangsari.

"Siswa bisa tahu, mana jajanan yang pantas dimakan dan mana yang tidak. Dengan upaya ini, para guru dihimbau untuk terus memberikan pembelajaran kepada siswa terkait pola hidup bersih dan sehat, " imbuh Maskuri.

Kepala Puskesmas Sayung II, Bymo Sunyoto, mengatakan, dalam pelatihan ini pihaknya memberikan pemahaman kepada para siswa agar senantiasa menjaga kebersihan setiap saat. Sebut saja rajin menggosok gigi dan mencuci tangan dengan bersih.

Di sisi lain, Bymo juga meminta kepada para siswa agar selektif dalam memilih makanan saat jajan. Minimal para siswa dituntut membawa bekal makanan sehat sendiri dari rumah.

" Kesehatan itu sangat penting terutama bagi anak-anak. Jika kita bersih dan tidak jajan sembarangan, kesehatan kita akan terjaga. Saya himbau kepada siswa agar membawa bekal sendiri dari orangtuanya. Paling tidak ikan dan susu ada di dalam bekal. Saya juga sudah meminta kepada setiap sekolahan agar menyediakan kantin sehat, " terang Bymo.

Sementara saat acara, sejumlah bocah-bocah mungil dari TK terlihat kikuk saat mempraktikan bagaimana cara menggosok gigi. Bahkan beberapa diantaranya harus didampingi orangtua mereka lantaran menangis tak bisa menggosok gigi sendirian.

Mereka baru bisa lancar menggosok gigi usai mengikuti bimbingan dari orangtua dan para pengajar.

Seperti halnya Siswa TK Pilangsari, Salsabila (4). Bocah berambut keriting yang sebelumnya merengek karena kesulitan menggosok gigi itu akhirnya bisa tersenyum lebar setelah berulang kali diarahkan gurunya.

" Sekarang saya udah bisa gosok gigi dengan baik. Nanti di rumah akan saya coba lagi, " ujar siswa TK, Salsabila (4). (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved