Breaking News:

Tenaga Minim Jadi Alasan Dinsosnakertrans Sulit Awasi Perusahaan di Solo

Tenaga Minim Jadi Alasan Dinsosnakertrans Sulit Awasi Perusahaan di Solo

Penulis: suharno | Editor: iswidodo

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Solo, Edy Santosa mengatakan
pihaknya kekurangan tenaga pengawas.

Petugas pengawas yang hanya berjumlah 10 orang ini menjadi alasan Dinsosnakertrans kewalahan untuk mengawasi ketenagakerjaan seluruh perusahaan yang ada di Kota Bengawan.

Edy mengatakan jumlah perusahaan yang ada di Solo dan harus diawasi oleh timnya yakni 851 perusahaan mulai dari skala besar, sedang maupun kecil. Meski jumlahnya kecil, Edy mengaku jika dibandingkan dengan tenaga pengawas ketenagakerjaan di daerah lain di Solo Raya, Kota Solo jumlahnya paling banyak.

"Tapi kalau dibandingkan dengan jumlah perusahaan yang harus diawasi, jujur kami masih kewalahan. Lantaran, jumlah perusahan di Solo sangat banyaj," ujar Edy, Selasa (15/12/2015).

Edy menambahkan idealnya pengawasan perusahaan dilakukan setiap tahunnya. Namun karena keterbatasan tenaga, ia terpaksa menerapkan sistem giliran dalam pengawasan perusahan.

"Jadi pengawasan tidak bisa kami lakukan setiap tahunnya. Misalnya perusahaan A tahun ini kami awasi, tahun depan tidak," sambungnya.

Selama ini, menurutnya pengawasan yang dilakukan minimal sudahkan perusahaan menjalankan standar K3.

Cakupan standar K3 ini meliputi kelistrikan, alat pemadam kebakaran, alat angkut, penyalur petir dan lain sebagainya yang bertujuan untuk memberi perlindungan bagi para pekerja dan orang lain di tempat kerja, menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien, hingga menjamin proses produksi berjalan lancar.

"Untuk perusahaan skala besar semuanya sudah terpenuhi, tapi untuk yang menengah dan kecil baru beberapa yang memenuhi standar K3," katanya (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved