John Terry Merasa Hancur: Aku akan Selalu Merindukanmu Bos
Hubungan Terry dan Mourinho juga dikabarkan tak lagi harmonis. Meski begitu, Terry tetap tak kuasa menahan kesedihan saat Mourinho resmi dipecat
TRIBUNJATENG.COM, LONDON – Berakhir sudah kisah suka-duka Jose Mourinho dengan Chelsea. The Special One, terpaksa menutup petualangan keduanya di Chelsea secara tragis: Dipecat!
Kepergian untuk kali keduanya pelatih kontroversial tersebut, ternyata meninggalkan rasa kesedihan mendalam bagi kapten tim, John Terry.
Sebagai kapten, eks-bek timnas Inggris itu menjalin hubungan cukup dekat dengan Mourinho selama dua periode melatih The Blues.
Mou kali pertama meninggalkan Chelsea pada setelah musim 2004-2005, untuk bertualang ke sejumlah klub. Ketika itu, Terry tampak ikhlas ditinggalkan sang patron.
Pelatih asal Portugal itu lantas kembali ke Chelsea pada musim 2013-2014. Kedatangannya itu langsung disambut Terry penuh antusiasme.
Namun, situasi berubah drastis ketika Chelsea terpuruk pada musim 2015-2016 ini.
Hubungan Terry dan Mourinho juga dikabarkan tak lagi harmonis. Sang kapten harus rela kerap menghangatkan bangku cadangan pada musim ini.
Meski begitu, Terry tetap tak kuasa menahan kesedihan saat Mourinho resmi dipecat Kamis (17/12/2015) kemarin.
"Terima kasih tampaknya tidak cukup. Hari yang sangat sedih," tulis Terry pada caption foto yang ia unggah di akun Instagram, Jumat (18/12/2015).
"Aku akan selalu merindukanmu bos. Kau pelatih terbaik yang pernah bekerja dengan saya #boss #friend #specialone #bestever," tambahnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/chelsea_20151218_205140.jpg)