PT KAI Terapkan Aturan Baru Bagasi Barang Bawaan Penumpang

PT KAI Terapkan Aturan Baru Bagasi Barang Bawaan Penumpang

PT KAI Terapkan Aturan Baru Bagasi Barang Bawaan Penumpang
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN penumpang turun di stasiun kereta api Tawang Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - PT KAI menerapkan aturan baru terhadap bagasi barang bawaan penumpang kereta api. Aturan baru tersebut meliputi berat dan ukuran volume bagasi penumpang serta besaran tarif kelebihan begasi. Ketentuan ini mulai diberlakukan sejak 11 Nopember 2015.

Manager Humas PT KAI Daop 5 Surono mengtakan, barang bawaan penumpang yang tidak dikenakan bea (gratis) dibatasi paling banyak 20 kilogram dengan volume maksimal 100 dm3 (dimensi 70 cm X 48 cm X 30 cm) untuk setiap penumpang. Selain itu, jumlah koli juga dibatasi maksimal 4 koli per penumpang.

"Jika beratnya lebih dari 20 kg, maksimal 40 kg atau volume lebih dari 100 dm3, maksimal 200 dm3 akan dikenakan bea kelebihan begasi," ujar Surono, Senin (21/12/2015)

Sedangkan barang- barang dengan berat lebih dari 40 kg serta dimensinya lebih dari 200 dm3 tidak diperbolehkan dibawa dalam kereta api sebagai bagasi.

"Tarif kelebihan bagasi bawaan penumpang untuk KA Eksekutif ditetapkan sebesar Rp. 10.000. per kg., KA Bisnis dan Ekonomi Komersial sebesar Rp. 6.000. per kg., dan KA Ekonomi Non Komerisal (PSO) sebesar Rp. 2.000. per kg,"ungkapnya.

Namun jika kelebihan berat atau dimensi bagasi ditemukan petugas saat pemeriksan tiket di dalam KA, tarif kelebihan begasi akan dihitung dengan ketentuan dalam KA Eksekutif Rp. 50.000., KA Bisnis Rp. 30.000. dan KA Ekonomi Non Komersial (PSO) Rp. 15.000. masing- masing dihitung per 5 kilogram. (*)

Penulis: fajar eko nugroho
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved