Gandeng Basarnas, Puluhan Mahasiswa Polines Gelar Latihan Evakuasi di Tebing

Sebanyak 53 mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) menggelar latihan Vertical Rescue (ketinggian) di Gua Kieskendo, Kabupaten Kendal

Gandeng Basarnas, Puluhan Mahasiswa Polines Gelar Latihan Evakuasi di Tebing
istimewa
Puluhan mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) menggelar latihan Vertical Rescue (ketinggian) di Gua Kieskendo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (29/12/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 53 mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) menggelar latihan Vertical Rescue (ketinggian) di Gua Kieskendo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (29/12/2015). Latihan ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai hari Minggu (27/12/2015) dengan melibatkan enam instruktur dari Basarnas Kantor SAR Semarang.

Koordinator Instruktur Basarnas, M Abdullah, mengatakan, latihan Vertical Rescue ini merupakan kegiatan yang kali pertama dilaksanakan oleh Polines Semarang dengan melibatkan mahasiswa baik yang masih semester satu,dua dan tiga.

" Sebelum mendapatkan aplikasi lapangan, para peserta sudah diberi ilmu materi serta aplikasi kering di kelas yang bertempat di Kantor SAR Semarang, " kata Abdullah dalam rilisnya kepada Tribun Jateng, Selasa (29/12/2015).

Menurut Abdullah, dalam aplikasi lapangan, tim dibagi menjadi tiga stasion yakni Lowring (penurunan), Lifting (naik) serta High Line (Peluncuran). Di masing-masing stasion para peserta diberikan materi sebuah insiden kasus.

Seperti di Stasion Lifting, para mahasiswa diberikan materi sebuah insiden kasus kecelakaan. Yang mana seorang pencari rumput ternak di pinggiran tebing Gua Kieskendo terjatuh dan harus mendapatkan pertolongan SAR.

" Tim dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama bertugas membuat sistem yang digunakan untuk mengevakuasi korban naik ke atas bersama penolong atau Rescuer. Bagian kedua bertugas untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban dan bagian ketiga adalah Rescuer atau penolong tugasnya membawa korban untuk dievakuasi ke atas baik menggunakan tanda ataupun tandem, " kata Abdullah.

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus, menambahkan, dalam setiap pelatihan yang dilaksanakan Basarnas, savety (Keselamatan) harus sebagai prioritas.

" Pastikan diri sendiri aman,gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan,helm dan ikatkan badan dengan anchore di sekitarnya menggunakan webbing, " jelas Agus. (*)

Penulis: puthut dwi putranto
Editor: rustam aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved