Mahasiswa Undip Padukan Makanan Jepang dan Jawa Jadi Takjo

Mahasiswa Undip Padukan Makanan Jepang dan Jawa Jadi Takjo

tribunjateng/rival almanaf
Mahasiswa Undip Padukan Makanan Jepang dan Jawa Jadi Takjo atau Takoyaki Jowo 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tidak sedikit orang mengenal Takoyaki. Berbagai franchise telah tumbuh dan berkembang dan menjadikan makanan khas Jepang ini sebagai trend anak muda. Di tangan beberapa mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat Undip Semarang, makanan Jepang ini diakulturasikan dengan makanan jawa, tahu isi.

Tsany, salah satu mahasiswa dari lima anggota kreator makanan berjuluk Takoyaki Jawa ini menjelaskan, bahan dasar pembuatannya berbeda dibanding Takoyaki pada umumnya.

"Takoyaki Jawa menggunakan kulit tahu dengan nasi di dalamnya, dilengkapi bakso atau sosis sebagai topping kemudian disiram dengan saus teriyaki maupun asam manis sesuai pesanan," terang Tsany.

Ide jajanan yang berawal dari tugas mata kuliah Komunikasi Pemasaran Terpadu. Para mahasiswa pembuat Takjo atau Takoyaki Jawa ini awalnya merasakan mahalnya jajanan kampus yang tidak mengenyangkan.

"Terkadang karena perut lapar, kita terpaksa membeli jajan banyak hanya untuk mengganjal perut. Seperti resoles, tahu bakso, gorengan, dan sebagainya. Duit abis tapi nggak kenyang." imbuh Tsany.

Respon positif muncul dari sesama mahasiswa Undip. Namun tak hanya dari jurusan mereka saja, Takjo pun digandrungi pembeli dari fakultas lain. "Pembeli kita kebanyakan malah dari anak Hukum. Dan mereka bahkan sampai sekarang sudah menjadi pelanggan setia." Imbuh anggota lain, Yolitta, menjelaskan makanan yang baru terjun ke pasaran pada awal Desember lalu.

Sosial media menjadi alat utama dalam promosi Takjo mereka. Sistem Pre Order dipilih sebagai alternatif untuk meminimalisir biaya produksi lantaran pembuatannya yang masih satu persatu. Mereka juga menjajakan secara langsung dalam acara-acara tertentu. Seperti bazaar hingga Car Free Day (CFD) di Kota Semarang.

Tak hanya itu, Takjo juga sempat dinobatkan sebagai makanan terfavorit Takjo dalam ajang 'PR Food Fair' yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas Diponegoro (HMPS Humas Undip). Penghargaan ini dipilih langsung oleh Gita Sudjarwo, Dosen pengampu mata kuliah Komunikasi Pemasaran Terpadu. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved