Breaking News:

Hanya Rumah Darsiti Tetap Berdiri di Bangunan Fisik Jalan Tol Pejagan-Brebes

Saat ini, di lahan tersebut masih berdiri bangunan rumah milik Darsiti. Sementara, di sekelilingnya sudah dibangun fisik jalan tol.

tribunjateng/dok
Jalan Tol Pejagan-Brebes Timur 

BREBES, TRIBUNJATENG.COM -- Darsiti (55), pemilik lahan satu-satunya yang belum dibebaskan untuk proyek pembangunan tol Pejagan-Pemalang tetap bersikukuh soal besaran harga yang diinginkannya.

Ia mematok lahan yang berada di Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes seluas 766 meter persegi itu dengan harga Rp 1,5 miliar untuk bisa dibebaskan. Saat ini, di lahan tersebut masih berdiri bangunan rumah milik Darsiti. Sementara, di sekelilingnya sudah dibangun fisik jalan tol.

"Kalau dari pihak tol memberikan harga Rp 190 ribu per meter persegi. Maka saya total dapat Rp 595 juta.‎ Kalau mau dikonsinyasi, pokoknya saya minta diselesaikan dulu. Dari dulu kan saya selalu bilang begitu, saya tidak takut. Ini kan persoalan jual beli.Saya punya tanah, mau dipakai untuk tol, ya monggo.Asal dihargai layak dan sesuai harga pasaran," ungkapnya, Rabu (6/1). ‎
Terkait ada rencana reappraisal, Darsiti mengaku belum tahu.

"Saya belum tahu kok ada rencana itu (reapprasial) lagi, ya lihat saja besok (hari ini) bagaimana," kata Darsiti. ‎

Kemarin, Direktur Utama PT Pejagan-Pemalang Toll Road (PPTR) Herdiwiaktomengikuti teleconference dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera). Teleconference ini terkait penandatanganan kontrak serentak proyek pembangunan infrastruktur Kemen PU-Pera tahun 2016.

Herdiwiakto memastikan ‎pengerjaan proyek jalan tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II dipercepat, sehingga ‎ditargetkan selesai bulan Maret 2016 mendatang. ‎

"Sesuai dengan arahan Pak Presiden Jokowi sebelumnya, mulai awal 2016 ini progres seluruh proyek pembangunan infrastruktur untuk dipercepat dan kami targetkan ‎penyelesaian jalan tol pejagan Pemalang ruas pejagan sampai Brebes timur ini selesai pada bulan maret 2016 ini atau lebih cepat dari target awal pada Agustus 2016," ujar Herdiwiakto

Ia menambahkan, proses pengerjaan proyek seksi I dan II tol Pejagan-Pemalang ruas Pejagan hingga Brebes Timur sudah mencapai 75 persen.

"Untuk pengerjaan badan jalan memang sudah selesai 100 persen. Saat ini sedang proses pemadatan dan pengerasan (rigid). Selain itu, juga pengerjaannya sudah mencapai 12 kilometer dari total 20 kilometer, kami optimis bulan maret ini sudah selesai," imbuhnya. ‎

Menurut Herdiwiakto, sisa pengerjaan yang belum diselesaikan ditargetkan selesai pada bulan Maret 2016 ini, atau lebih cepat dari target penyelesaian awal yakni pada Agustus 2016. ‎

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved