Breaking News:

Hanya Menang 3-0 atas PS Unika, Kebugaran Pemain Pra-PON Jateng Dinilai Belum Optimal

Skuat Pra-PON Jateng jelang laga Kualifikasi PON XIX Jabar 20-30 Maret mendatang masih belum bugar seratus persen

Penulis: m alfi mahsun
Editor: muslimah
tribunjateng/m alfi
Asisten Pelatih Pra-PON Jateng, Anjar Jambore Widodo memberikan instruksi saat laga persahabatan lawan PS Unika di Kabupaten Magelang, Kamis (14/1/2016) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Skuat Pra-PON Jateng jelang laga Kualifikasi PON XIX Jabar 20-30 Maret mendatang masih belum bugar seratus persen. Hal itu dilihat tim pelatih Jateng maupun ofisial PS Unika saat kedua tim melakukan ujicoba di Kabupaten Magelang, Kamis (14/1/2016) sore.

Belum bugarnya pemain itu dilihat Asisten Pelatih Jateng, Anjar Jambore Widodo itu terlihat karena dua hal. Pertama karena para pemain vakum berlatih tiga bulan dan ada beberapa pemain yang menjalani pemulihan cedera.

"Beberapa pemain saya ada yang tidak mainkan dan ada yang baru saya mainkan di babak kedua karena ada yang cedera. Sementara yang keadaannya fit terlihat kondisinya belum seratus persen setelah libur sejak Oktober lalu," ujar Anjar, Kamis sore seusai laga.

Mereka yang dalam pemulihan cedera seperti bek Haudi Abdillah, gelandang Aldo, dan Dwi Chandra Rukmana sempat merasakan menit bermain di babak kedua. Sementara bek Didik Wahyu Wijayanto dan striker Kukuh Pramuyudha yang juga dalam pemulihan cedera tapi tidak bermain.

Meski mengalami masalah tersebut, Soni Setiawan dkk bisa menang 3-0 atas PS Unika. Gol Jateng dicetak oleh Putut Ragil dan gol bunuh diri di babak pertama. Sementara di babak kedua gol pamungkas dicetak oleh gelandang Ganang A di babak kedua.

"Tim Unika juga bermain bagus. Mereka kecolongan karena kurang kordinasi antar pemain belakang dan kiper. Kevakuman tiga bulan ini sangat terasa pada laga kali ini," imbuh Anjar.

Tim Jateng juga pada laga itu tidak didampingi Pelatih Kepala Firmandoyo yang sedang dirawat di RS Kariadi karena kecelakaan Sabtu (9/1/2016) kemarin. Meski begitu Anjar dan ofisial tetap melanjutkan program yang sudah dicanangkan oleg mantan Pelatih PSIS Semarang itu.

"Untuk kebutuhan tim, kami masih butuh sosok gelandang seperti Ahmad Agung dan sayap kiri Zainal Arivin yang selama ini ada di TC. Selain itudatangnya pemain ISL seperti kiper Ravi Murdianto, sayap kanan Septian David Maulana, dan bek sayap Ricky Fajrin masih sangat kami harapkan nanti di kualifikasi," papar Anjar.

Dalam laga itu pemain baru juga sudah bermain. Mereka adalah mantan bek timnas U-19 Andi Setyo dan kiper timnas U-19 Awan Setho.

"Jumat (15/1/2016) sore kami akan melakukan latihan terakhir di Magelang. Setelah itu pemain kembali ke Semarang, dan Minggu (17/1/2016) pemain ke Magelang lagi untuk persiapan ujicoba ke Bali," lanjut Anjar.

Belum mantapnya skuat Jateng juga dilihat Manajer PS Unika Ferdinand Hindiarto. Pria yang sempat menjadi GM PSIS Semarang beberapa tahun lalu itu melihat para pemain Jateng belum terlihat karakter aslinya.

"Mereka belum 100 persen. Bayangan saya skuat PS Unika bisa kalah lebih banyak. Namun pemain Jateng hanya bisa cetak gol saat pemain kami melakukan kesalahan di belakang. Belum ada skema main cantik yang berbuah gol," ujar Ferdinand.

PS Unika juga sedang persiapkan diri untuk kompetisi di tingkat Askot Semarang. Mereka bertanding dengan Jateng pascamelakukan persiapan fisik selama seminggu sebelumnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved