Nekat, Levi Si Polwan Gadungan Bawa Kabur Motor Kenalan Alasan Mau Apel Malam

Nekat, Levi Si Polwan Gadungan Bawa Kabur Motor Kenalan Alasan Mau Apel Malam

Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
Nekat, Levi Si Polwan Gadungan Bawa Kabur Motor Kenalan Alasan Mau Apel Malam - polwan-gadungan-kudus_20160114_155046.jpg
TRIBUNJATENG/YAYAN
Seorang wanita yang menjadi polwan gadungan ditangkap Polsek Jekulo Kudus diduga telah membawa kabur sepeda motor korban, Kamis 14 Januari 2016.
Nekat, Levi Si Polwan Gadungan Bawa Kabur Motor Kenalan Alasan Mau Apel Malam - polwan-gadungan-foto-ditujukkan_20160114_155117.jpg
TRIBUNJATENG/YAYAN
Seorang wanita yang menjadi polwan gadungan ditangkap Polsek Jekulo Kudus diduga telah membawa kabur sepeda motor korban, Kamis 14 Januari 2016.
Nekat, Levi Si Polwan Gadungan Bawa Kabur Motor Kenalan Alasan Mau Apel Malam - foto-polwan-gadungan-ditangkap-polsek-jekulo-kudus_20160114_155647.jpg
TRIBUNJATENG/YAYAN
Seorang wanita yang menjadi polwan gadungan ditangkap Polsek Jekulo Kudus diduga telah membawa kabur sepeda motor korban, Kamis 14 Januari 2016.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Aparat Polsek Jekulo Kabupaten Kudus Jateng meringkus seorang polisi wanita (Polwan) gadungan, Levi Rahmawati (20), warga Dukuh Sempulawang, Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Pati.

Polisi meringkus polwan gadungan tersebut setelah mendapat laporan Ngatminah (27), warga Desa Bulungcangkring Kecamatan Jekulo, Kudus yang diduga telah menggelapkan sepeda motor Supra.

"Yang bersangkutan kami tangkap di wilayah Kecamatan Kayen, Pati, kemarin malam," kata Kapolsek Jekulo, AKP Mardi Susanto, Kamis (14/1), saat gelar perkara di Mapolsek setempat.‎

Diceritakan Mardi lebih lanjut, perkara ini bermula saat Levi, yang mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) unit Lantas, bertandang ke rumah korban pada 9 Desember 2015 lalu, sekitar pukul 20.00. Saat itu, ia meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak apel malam di Mapolres Pati.

"Sebelumnya, korban dan tersangka pernah berkenalan, sehingga menaruh rasa percaya," ceritanya. Setelah ditunggu keesokan hari, sepeda motor tak kunjung dikembalikan. Saat dihubungi, ponsel pelaku juga tak aktif. "Akhirnya korban melapor ke polisi," sambung Mardi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved