Sweet Home

Penataan Rumah Berkonsep Aman ala Pegawai Swasta di Klaten

Penataan Rumah Berkonsep Aman ala Pegawai Swasta di Klaten

Penataan Rumah Berkonsep Aman ala Pegawai Swasta di Klaten - sweet-home-rumah-joko-dan-ana-di-klaten_her_20160117_123441.jpg
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Rumah pasangan Joko dan Ana di Klaten Jateng.
Penataan Rumah Berkonsep Aman ala Pegawai Swasta di Klaten - rumah-pasangan-joko-dan-ana-di-klaten-jateng_20160117_124046.jpg
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Rumah pasangan Joko dan Ana di Klaten Jateng.

TRIBUNJATENG.COM - Sebuah rumah, bagi pasangan Joko dan Ana, merupakan investasi. Investasi yang dimaksud terkait kenyamanan dan memberi rasa aman. Itu sebabnya, penataan yang dipilih untuk rumah yang dibangun sejak 2009 itu konsep minimalis.

Joko pun memilih membuat satu pintu sebagai akses keluar masuk rumah. Menurutnya, akses yang hanya satu membuat pengawasan terhadap segala aktivitas lebih mudah dilakukan. "Saya memang mengutamakan kenyamanan dan keamanan bagi penghuni rumah. Makanya, saya buat satu akses agar mudah dipantau. Apalagi, rumah ini dekat jalan umum," terang pemilik rumah yang berada di daerah Klaten ini.

Demi kenyamanan pula, Joko membagi rumah menjadi dua tingkat. Lantai dasar menjadi area umum dimana terdapat ruang tamu dan ruang keluarga yang menyambung ke dapur. Semantara, lantai dua khusus sebagai area privasi keluarga.

"Saya sangat mengutamakan privasi keluarga. Itu sebabnya, aktivitas keluarga lebih banyak diarahkan di lantai dua. Di lantai satu, karena pertimbangan jarang ada tamu, ruang menerima tamu dibuat kecil dengan pembatas berupa tangga menuju lantai dua," kata pegawai swasta ini.

Sebagai orang yang lekat dengan suasana alam, Joko menghadirkan sentuhan alam di interior. Pertama, di ruang tamu, ia menempatkan batuan candi ekspos yang ditempel di sekeliling ruang. Kemudian, yang cukup mencolok, sebuah kaca es yang memanjang dari lantai satu ke lantai dua berukuran lebar 55 cm dan panjang 4,5 meter berhias pepohonan serta bambu.

"Pemilihan batu candi itu karena saya besar di lingkungan sekitar candi Prambanan dan rasanya kok menarik kalau dihadirkan di dalam rumah sebagai klangenan. Sedangkan, pemasangan kaca es itu sebetulnya, dulu, mau saya letakkan kaca bening tapi lagi-lagi pertimbangan privasi dan juga ukuran yang tak sesuai, kemudian dipasanglah kaca es. Jadi, tetap dapat cahaya alami dari luar tapi privasi tetap terjaga. Nah, untuk menghidupkan suasana alam, saya cari kaca es bernuansa pepohonan dan bambu," jelasnya.

Konsep minimalis lain ditunjukkan Joko lewat pemilihan lampu di dua sudut ruang rumah. Di ruang tamu, Joko menempatkan rangkaian lampu kristal yang menggantung seperti tetesan air hujan. Sedangkan di ruang keluarga, dia memasang lampu model kotak dipadu empat unit lampu yang ditanam di dalam plafon.

"Saya berburu lampu ini sampai Yogyakarta. Saya memang mencari yang unik tapi kesannya moder dan perawatannya tidak ribet," ujar dia. (tribunjateng/galih priatmojo)

Penulis: galih priatmojo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved